Politik

Politik Uang Arinal-Nunik, Dilaporkan Dua Tim Paslon Cagub Lampung

Dua tim pemenangan pasangan calon Ridho-Bachtiar, dan tim pemenangan Herman HN-Sutono, melaporkan tindakan politik uang dari paslon Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Nunik), ke Bawaslu/LS

BANDAR LAMPUNG – Ketua tim pemenangan paslon nomor urut 1 dan paslon nomor urut 2, resmi melaporkan dugaan pelanggaran pidana money politik Paslon Arinal-Nunik ke Bawaslu Lampung, tepat pukul 23.54 WIB.  Dugaan pelanggaran pidana Money Politik yang dilakukan paslon nomor 3 secara Terstruktur Sistematis Masif (TSM).

Fajrun Najjah Ahmad ketua tim pemenangan paslon nomor urut 1 mengatakan, kedatangan mereka ke Bawaslu ingin menegakkan Pilgub Lampung bersih. Sebagaimana iklan Bawaslu perang terhadap politik uang.

“Kita datang kesini untuk melakukan gugatan, dugaan tindakan pidana Pilgub Lampung dilakukan secara TSM oleh paslon no 3,” kata Fajar-sapaan akrab ketua tim pemenangan paslon 1.

Baca Juga:  Koromani & Sukri Bersaing Ketat di Pilrek Unila 2019-2023

Menurut Fajar, politik uang sangat mencederai proses demokrasi pilgub Lampung. Padahal saat ini pemerintah sedang menggalakkan pilkada serentak bersih tanpa politik uang.

“Dugaan politik uang yang dilakukan oleh Paslon 3 ini telah mencedrai proses demokrasi di pilgub Lampung,” jelas dia.

Sementara itu, Watoni Noerdin ketua tim pemenangan paslon 2 Herman-Sutono mengatakan, kedatangan ia dengan tim pemenangan paslon satu di Bawaslu untuk menciptakan pilgub bersih tanpa politik uang.

“Kedatangan kami ke Bawaslu, untuk menggugat dugaa  politik uang yang dilakukan paslon 3. Kita inginkan terwujudnya pilgub Lampung tanpa politik uang,” kata Watoni.

Kedua tim pemenangan ini sama-sama berharap, Bawaslu berani memberikan sangsi tegas berupa pembatalan Paslon 3 dari kandidat paslon di Pilgub Lampung.

Baca Juga:  Kabupaten Pringsewu Berpotensi Jadi Kota Pendidikan

“Kita berharap, Bawaslu memberikan sangsi tegas kepada paslon 3. Sebagai mana yang sering di gaungkan oleh Bawaslu, politik uang dapat batalkan paslon. Demi terciptanya pilgub bersih tanpa politik uang,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Lampung, Fathikatul Khoiriah mengatakan, untuk laporan dugaan pelanggaran TSM, sesuai aturan tidak boleh lewat jam 12 malam hari pencoblosan.

“Laporan TSM ini kami terima karena laporanya belum lewat jam 12 malam. Untuk berkas yang belum lengkap ada waktu tiga hari untuk melengkapinya,” kata dia.

Diketahui tim pemenangan Ridho-Bachtiar menyerahkan kuasa hukum pada Ahmad Handoko, M Ridho, dan rekan. Kemudian paslon dua Lenistan Neinggolan dan rekan.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top