Modus

Polisi Investigasi Napi Gantung Diri di Lapas Rajabasa

Jasad warga binaan Lapas Rajabasa saat akan  dibawa untuk di visum di RS Abdul Moeloek/BO

BANDAR LAMPUNG – Meninggalnya warga Mulyosari, Tanjungsari, Lampung Selatan, warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Bandar Lampung atau Lapas Rajabasa, yang tewas gantung diri di kamar mandi blok D 1, akan di visum oleh pihak kepolisian, Kamis (3/5).

Menurut Kapolsek Kedaton Kompol Anung mengatakan, korban gantung diri sempat meminta rokok kepada rekan sesama napi pada pukul 13:00 WIB.

Hal ini diungkapkannya usai keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rajabasa Kelas 1 A Bandar Lampung, pukul 18:30 WIB.

“Untuk saat ini jasad korban sudah dibawa ke RS Abdul Moeloek untuk divisum,” ujarnya.

Baca Juga:  Penegak Hukum Diminta Periksa Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto

Ia belum dapat menjelaskan terkait jumlah saksi maupun seperti apa jenis ruangan yang didiami oleh korban.

“Kita masih kumpulkan keterangan dari anggota kita. Jumlah saksi kita belum dapat saya pastikan. Dan juga jenis ruangannya seperti. Sel yang didiami korban, sel terasing,” katanya.

Sementara itu, Herman (35) Warga Perum Polda Kemiling, yang merupakan Paman korban mengatakan, Keluarga pernah membesuk pada Jumat (27/4) lalu.

“Jadi pas besuk, katanya dia minta pindah kamar,” kata dia.

Kristian mengaku tak kuat, lantaran ia berada di sel tikus, selama menjalani masa tahanan.(BO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top