Modus

Polisi Incar Pengemudi Ojol yang Jadikan Trotoar Tempat Mangkal

Pengemudi ojol jadikan trotoar sebagai tempat mangkal/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Satlantas Polresta Bandar Lampung akan menindak ojek online (ojol) yang menjadikan trotoar sebagai tempat mangkal.

“Kami akan mengerahkan anggota untuk menindak dan memberi sanksi kepada para pengendara ojek online yang memarkirkan kendaraannya di atas trotoar. Karena itu salah satu pelanggaran,” kata Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Reza Khomeini, Rabu (12/2).

Reza menjelaskan, dalam pasal 275 ayat 1 dan pasal 278 ayat 2 yaitu Setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan, dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

Baca Juga:  Satlantas Polresta Bandar Lampung Perbaiki Jalan Soekarno Hatta

Sementara, Eko petugas aplikator ojek online menjelaskan bahwasanya pihak aplikator sedang berupaya membuat selter di tempat keramaian untuk para mitra ojek online khususnya.

Ia pun membenarkan bahwa banyak trotoar yang di jadikan pangkalan ojek online.

Dari pelanggaran tersebut pihak aplikator tidak ada wewenang untuk menindak di karnakan pelanggaran ini tidak tetuang dalam SOP pihak aplikator.

“Kami aplikator hanya bisa menyarankan kepada pihak berwajib untuk menindak,” kata Eko.(WAN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top