Iklan
Modus

Polisi Dalami Barang Bukti Milik Terduga Teroris di Bandar Lampung

Tersangka Rinto Sugianto alias Putra Syuhada, berikut dengan barang bukti yang diduga bom, berhasil diamankan Densus 88 dan Polsek Kedaton/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Terduga teroris Rinto alias Putra Syuhada, yang diamankan Densus 88 Anti Teror di Kelurahan Penengahan, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, dikenal masyarakat sebagai sosok yang tertutup.

Terduga jaringan radikal yang diamankan Densus 88 Antiteror bersama dengan Polsek Kedaton sehari – harinya berprofesi sebagai pedagang tas dan penjual batu akik.

Menurut warga sekitar, terduga teroris sempat menghilang sekitar 6 bulan lalu, saat itu dia pergi dengan adiknya ke Pulau Jawa dengan mengendarai sepeda motor.

Namun, setelah pulang ke rumah sempat terlihat perilaku aneh dari terduga teroris tersebut. Ia sering beradu argumen dengan orang tuanya terkait kepercayaan agama.

Baca Juga:  Calon Ayah Kepergok Maling di Kedaton

Bahkan, terduga teroris sempat mendapatkan beberapa pengiriman paket yang diduga bahan peledak ke rumahnya. Dari dalam rumah Rinto dan hasil interograsi, didapati bahan-bahan diduga bom dengan campuran potasium klorat, switching on off yang disimpan di atas atap rumah tetangga.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih, menjelaskan penanganan kasus terduga teroris ini telah diambil alih sepenuhnya oleh Mabes Polri.

“Kami belum mendapatkan informasi terkait keberadaan tersangka  beserta barang buktinya,” ungkap Kombes Sulistyaningsih, Senin (11/3).

Sebelumnya, Rinto terduga teroris telah di tangkap tim gabungan Densus 88 antiteror bersama Polda Lampung pada Sabtu sore lalu.

Atas penangkapan Rinto, selama kurang lebih 12 jam, Tim Jibom Brimob Polda Lampung  berhasil mengevakuasi bahan peledak.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top