Iklan
Modus

Polda Lampung Selidiki Jaringan Perampok Bersenpi yang Tewas di Langkapura 

Kediaman para pelaku bersenpi di Langkapura, Kota Bandar Lampung/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Tewasnya Deni Irawan dan Hendra, dalam baku tembak dengan aparat, membuat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimsus) Polda Lampung, mengembangkan kasus komplotan perampok di Langkapura ini.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap empat pelaku lainnya serta mengamankan barang bukti berupa perhiasan emas.

Dalam pres rilis yang digelar di Mapolda Lampung, Jumat (29/3), empat orang tersangka lainnya yakni, AN, DS, S, dan MI, dihadirkan beserta barang bukti berupa perhiasan emas, handphone, jam tangan mewah, dua unit motor, satu unit mobil, dan satu senjata api rakitan jenis revolver yang digunakan para tersangka untuk mengancam para korbannya.

Baca Juga:  Narapidana Lapas Kalianda Diduga Bebas Gunakan Ponsel dan Narkoba

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP Adrian Indra Nurinta, diketahui komplotan ini terkenal sadis karena tidak segan melukai pemilik rumah jika melakukan perlawanan.

“Seperti yang terjadi di Langkapura, Bandar Lampung, kemarin, Deni dan Hendara rupanya sempat menembakan peluru ke warga sekitar yang memberitahukan keberadaan keduanya,” kata AKBP Adrian.

Sementara itu, jenazah Deni Irawan dan Hendra yang dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhyangkara telah dibawa pihak keluarga ke Kertapati, Sumatera Selatan untuk dimakamkan tadi malam.(TS)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top