Iklan
Daerah

Pola BLUD Pada Puskesmas Tingkatkan Pelayanan

Sosialisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dipusatkan, di Aula Serumpun padi Gisting/SB

TANGGAMUS – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus menggelar sosialisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dipusatkan, di Aula Serumpun padi Gisting, Selasa (17/4).

Mewakili Pj Bupati Tanggamus, Asisten 3, Firman Ranie, mengatakan, puskesmas sebagai salah satu institusi publik memegang peranan penting bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Puskesmas dituntut untuk dapat melayani masyarakat, dapat berkembang dan mandiri serta harus mampu memberikan pelayanan bermutu dan terjangkau bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan semakin tingginya tuntutan bagi puskesmas untuk meningkatkan pelayanannya, muncul terkait dengan terbatasnya anggaran yang tersedia bagi operasional puskesmas.

Baca Juga:  Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung Gelar Bimtek Keprotokolan

“Alur birokrasi yang terlalu panjang dalam proses pencairan dana, aturan pengelolaan keuangan yang menghambat kelancaran pelayanan dan sulitnya untuk mengukur kinerja,” terangnya.

Ia mengaku puskesmas, sudah menerapkan pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD), yang berpeluang untuk dapat meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

Puskesmas dengan status BLUD seperti  tertuang dalam permendagri No 61 Tahun 2017 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan badan layanan umum daerah, layanan kesehatan diberikan keleluasaan dalam konteks mengelola baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) hingga penganggaran.

“Melalui konsep PPK-BLUD, puskesmas diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, mendorong enterpreneureship, transparansi, dan akuntabilitas dalam rangka pelayanan publik, sesuai dengan tiga pilar yang diharapkan dari PPK-BLUD ini, yaitu mempromosikan peningkatan kinerja pelayanan publik, fleksibilitas pengelolaan keuangan dan tata kelola yang baik,” papar Firman.

Baca Juga:  Putri Ernawati Dirikan Rumah Pintar di Setiap Kecamatan dan Desa

Menurutnya, demi memberikan pelayanan yang lebih maksimal terhadap masyarakat, maka perubahan puskesmas menjadi BLUD merupakan hal penting yang segera kita realisasikan.

“Hal ini juga sejalan dengan proses Akreditasi Puskesmas yang telah dan sedang dijalankan untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas,” kata dia.

Penyusunan standar pelayanan minimal (SPM) merupakan langkah awal untuk melaksanakan janji untuk melaksanakan janji dalam perbaikan kualitas dan kinerja pelayanan publik yang diamanatkan dalam penerapan PPK-BLUD.

“Setelah SPM tersusun, maka seluruh unit kinerja, bertanggung jawab untuk menyediakan jenis pelayanan wajib yang telah dituankan dalam SPM wajib mengupayakan agar SPM tersebut dapat dicapai dengan menyusun standar-standar teknis yang telah diterapkan, dan mengembangkan kegiatan-kegiatan perbaikan mengikuti siklus Plan-Do-Check-Action,” terangnya.(SB/CD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top