Modus

Pilkada 2018, Aparatur Hukum Jaga Netralitas

Wakapolri Komjen Syafruddin/Ist

Jakarta – Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan setiap anggota yang maju di Pilkada tak menyeret institusi ke dalam politik praktis. Hal ini berkenaan dengan majunya tiga jenderal bintang dua Polri di ajang pesta demokrasi lima tahunan tahun 2018.

“Kita ucapkan selamat, kemudian jangan menyeret-nyeret anggota Polri untuk berpolitik praktis. Itu pesan saya, Polri harus netral,” kata Syafruddin di kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (8/1).

“Kita doakan, kita ucapkan selamat, kita support, sebagai kawan, sebagai manusia. Tapi institusi tidak boleh diseret dalam berpolitik praktis,” jelasnya.

Menurut Syafruddin, Kapolri telah mengumpulkan Kapolda di seluruh Indonesia terkait netralitas ini. Kapolda, disebut Syafruddin, menjadi pihak yang bertanggung jawab atas netralitas Polri tersebut.

Baca Juga:  Penyandang Disabilitas Mental Bisa Salurkan Hak Pilih

“Ya kita jamin, seluruh Kapolda sudah dikumpulkan Kapolri untuk dalam pilkada Polri harus netral. Oleh karena itu tanggng jawabnya ada di Kapolda,” ujar Syafruddin. (DET)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top