Politik

Pilgub 2018, Ridho Diusung Banyak Partai

M.Ridho Ficardo/Ist

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BANDARLAMPUNG,- Petahana bakal calon gubernur (Bacagub) Lampung, M.Ridho Ficardo dipastikan akan diusung banyak partai untuk maju dan memenangi pilgub 2018 mendatang.

Sebab, berdasarkan informasi yang beredar, di tingkat pusat, baik partai Demokrat, Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah membahas sosok calon wakil gubernur, mulai dari elektabilitas maupun popularitas untuk mendampingi M. Ridho Ficardo.

Menanggapi kabar tersebut, Ketua DPW PAN Lampung Zainudin Hasan, kemungkinan pihaknya akan bergabung membentuk koalisi bersama-sama partai Demokrat, PPP dan Gerindra di ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi tersebut.

“Insya Allah, PAN dan Gerindra akan mengusung Ridho,” kata Zainudin, Jumat (5/1).

Baca Juga:  Polda dan Densus 88 Susuri Persembunyian Teroris di Lampung

Untuk diketahui, jika partai Gerindra dan PAN bergabung bersama Demokrat serta PPP, maka dapat dipastikan bahwa petahana bacagub Lampung, M.Ridho Ficardo menjadi kandidat calon gubernur yang paling banyak diusung oleh partai politik dan jumlah kursi terbanyak ketimbang kandidat lainnya.

Keempat partai pengusung petahana ini memiliki jumlah 33 kursi, diantaranya 11 kursi partai Demokrat, 10 kursi Gerindra, 8 kursi PAN dan 4 kursi PPP.

Sementara pasangan calon Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim yang telah mendeklarasikan diri hanya diusung oleh 2 partai politik saja dengan jumlah 17 kursi,
yakni 10 kursi partai Golkar dan 7 kursi dari PKB.

Kemudian, paslon lainnya yakni Herman HN- Sutono hanya diusung 1 partai saja dengan 17 kursi, yakni partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Baca Juga:  Lampung Provinsi Potensial Investasi Terbaik se-Indonesia

Sementara, cagub Mustafa diusung oleh 3 partai politik dengan memiliki 18 kursi, diantaranya 8 kursi partai Nasdem, 8 kursi PKS dan 2 kursi partai Hanura.

Dilain sisi, adapun persyaratan para bakal calon kepala daerah (balonkada) yang ingin maju di pilgub, yakni bisa melalui dukungan partai politik ataupun dari jalur independen atau persyaratan (dukungan KTP dari masyarakat).

Jika balonkada tersebut ingin maju di pilgub melalui jalur parpol, maka harus memiliki dukungan minimal 17 kursi DPRD.

Sementara itu, jika melalui jalur perseorangan atau independen, maka balonlada itu harus mendapat 457.020 dukungan salinan KTP dari masyarakat.

Hal ini sesuai hitungan 7,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu sebelumnya 6.093.599.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top