Iklan
Daerah

PGN Salurkan Bantuan Korban Tsunami di Lampung

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), beserta jajaran anak usahanya ikut terjun membantu korban tsunami Selat Sunda/Istimewa

LAMPUNG – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), beserta jajaran anak usahanya ikut terjun membantu korban tsunami Selat Sunda, yang terjadi pada Sabtu (22/12).

Tsunami yang menyapu pesisir laut Provinsi Lampung di Pulau Sumatra dan Provinsi Banten di Pulau Jawa mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia, ribuan orang terluka dan puluhan ribu lainnya mengungsi.

Terdapat 5 kabupaten yang terkena gelombang tsunami dan sejauh ini diperkirakan terpicu aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau (GAK). Ke-5 kabupaten itu mencakup Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten, serta Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus di Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Kodim 0421/LS dan Pemkab Lampung Selatan Fasilitasi 312 Pengungsi Tsunami

PGN yang bekerjasama dengan Rumah Zakat (RZ) menerjunkan unit mobil sehat PGN yang siaga di lapangan, khususnya di daerah terdampak di Lampung Selatan.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, mengatakan pengoperasian mobil sehat dilaksanakan dengan 2 metode, yakni membuka posko pengobatan dan jemput pengobatan ke tempat korban.

“Kami telah berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, mobil sehat PGN dan Rumah Zakat itu akan siaga selama 5 hari ke depan,” ujarnya.

Selain menurunkan mobil sehat, PGN juga menerjunkan relawan yang berasal dari pekerja PGN dan anak usaha PGN. Para relawan dari PGN dan anak usaha PGN seperti PGASCom, PGASSol, PGNMas, GaGas, serta jajaran area PGN Lampung bahu membahu menyalurkan bantuan Sembako.

Baca Juga:  Pemkab Lampung Selatan Beri Penghargaan Untuk Kecamatan/Desa/UPTD Berprestasi

Pembagian sembako menyasar daerah yang masih sukar ditembus. Lokasi terdampak tsunami itu seluruhnya berada di Lampung Selatan yang menjadi salah satu wilayah terparah, meliputi Kecamatan Way Muli Induk dan Way Muli Timur.

Rachmat menegaskan, PGN Group mengantisipasi kesukaran dan waktu tempuh yang lama dari penyaluran bantuan dengan memperbanyak jumlah relawan.

“Tiap harinya digilir koordinator dari anak usaha kami, waktu tempuh ke lokasi bisa mencapai 5 jam, normalnya hanya 2 jam,” tegasnya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top