Ekonomi

Petani Metro Gigih Meski Cuaca Ekstrim

Hasil tanam petani sayur 24 Metro,selain pertumbuhan terhambat, muncul juga kerusakan/SULUH

Suluh.co – Tingginya curah hujan yang terjadi saat ini, selain mengakibatkan banjir dan tanah longsor, tentunya juga berdampak pada sektor pertanian.

Seperti yang dialami para petani sayur di 24 Metro, yang produksi minim dan kualitasnya tak maksimal.

Biasanya mereka mampu mengirim hasil panennya ke luar daerah, tetapi kini hanya cukup untuk mensuplai pasar lokal saja.

Meski begitu para petani di sana tetap berupaya dan berharap kondisi ini berangsur membaik.

Untung Sugianto, petani sayur 24 Metro, mengaku, faktor cuaca sangat mempengaruhi hasil tanam, selaian pertumbuhan terhambat, muncul juga kerusakan.

“Sayuran kalau musim hujan itu banyak kena jamur, dan kalau rusak kita jual murah, itupun hanya ke orang-orang tertentu saja. Dan kita tetap tanam,” ungkap Untung, Senin (22/2).

Baca Juga:  Die Jugend Lampung Tawarkan Jurnalis yang Peduli Lingkungan

Untuk kisaran harga cabai di tengkulak saat ini mencapai Rp30 ribu, untuk eceran Rp35 ribu dan terong di eceran Rp6 ribu, dan saat ini hanya dipasarkan untuk dalam daerah.

 

Reporter : Tim Kontributor

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top