Wisata

Pesona Wisata Alam Tahura Wan Abdul Rachman, Air Terjun Hingga Edukasi

7 Air Terjun Youth Camp di Taman Hutan Rakyat Wan Abdul Rachman/Suluh

Suluh.co – Tenang, nyaman, dan damai. Begitulah kira-kira nuansa yang dirasakan para pengunjung 7 Air Terjun Youth Camp di Taman Hutan Rakyat Wan Abdul Rachman, Desa Hurun, Kabupaten Pesawaran.

Hanya berjarak 5 kilometer dari pusat Kota Bandar Lampung, wisatawan sudah bisa menikmati panorama alam yang alami dan indah.

Bahkan tak sedikit dari mereka yang membawa serta sanak familinya untuk berwisata alam ke tempat ini.

Tempat ini merupakan destinasi yang biasa digunakan untuk tempat penelitian dan juga pendidikan, dan lebih ke destinasi wisata Edukasi untuk siapapun yang masuk ke dalamnya.

“Awal berdirinya tempat ini ialah sebagai tempat penelitian dan pendidikan disamping itu juga terdapat potensi wisata yang sering didatangi pengunjung yaitu terdapat 7 air terjun yang masih alami dan indah” ujar pengurus Dinas Kehutanan UPTD Tahura, Oskar, Sabtu (23/1).

Baca Juga:  Master Plan Tahura Mulai Disusun

Oskar mengatakan, tempat ini menyuguhkan konsep hutan alam raya yang tersedia tempat cukup luas dan memadai.

Untuk pengunjung dapat berkemah dengan cara membuat tenda ataupun bisa mengadakan acara barbeque bahkan menyalakan api unggun.

“Disini itu cocok untuk diskusi aja, tempatnya enak luas buat kemah, buat diskusi, ya masih alami aja gitu kan,” tambah dia.

Dalam hutan raya ini siapapun bisa masuk dengan biaya yang terjangkau yakni mulai dari Rp6 ribu untuk kalangan domestik dan Rp150 ribu, untuk wisatawan asing.

Sementara itu, Isyadi salah satu pengurus Tahura, mengatakan, biasanya tempat ini juga digunakan oleh pengunjung untuk acara seperti diskusi bersama, berkumpul keluarga, tadabur alam, maupun acara organisasi pecinta alam.

Baca Juga:  Bersama Bupati Dewi, Danone Aqua Bersih-bersih Way Lalaan

Dia juga berharap pandemi ini segera berakhir agar para pengunjung bisa tetap leluasa datang menikmati alam hutan ini dan juga bagi yang datang tetap selalu mentaati protokol kesehatan.

 

Reporter : Tim Kontributor

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top