Iklan
Daerah

Pesawaran Aman dari Virus Cacar Monyet

Virus cacar monyet atau monkeypox/Ilustrasi

GEDONGTATAAN – Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesawaran, Dr Aila Karius, memastikan wilayah Bumi Andan Jejama aman dari penyebaran virus cacar monyet atau monkeypox.

“Alhamdulillah, belum ada laporan yang kita terima dari masyarakat dari cirri-ciri pengidap penyakit monkeypox ini,” ungkap dia, Kamis (16/5).

Dirinya juga meminta, kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke Singapura, agar sedapat mungkin menjauhi sumber penyebaran virus cacar monyet atau monkeypox.

“Jadi kita minta kepada masyarakat kalau berada diluar sebisa mungkin menggunakan masker untuk pencegahannya. Namun yang terpenting adalah, bagaimana terus menjaga daya tahan tubuh tetap bugar,” pintanya.

Baca Juga:  Teken MoU dengan Ombudsman RI, Bupati Dendi Ingin Berikan Layanan Publik Berkualitas

Aila juga menerangkan, kasus monkeypox ini sempat marak terjadi pada tahun 2017 di Republik Kongo, Liberia,Nigeria, dan Sierra Leone. Penularan penyakit ini berasal dari hewan ke manusia dengan bentuk mirip cacar.

“Meskipun jauh lebih ringan daripada cacar, namun monkeyfox ini bisa berakibat fatal meskipun tingkat kematiannya rendah. Daerah endemisnya, terutama tersebar di bagian Afrika Tengah dan barat, yang merupakan daerah hutan hujan tropis. Saat ini, belum ada masyarakat Pesawaran yang terkena virus monkeypox tersebut,” terangnya.

Virus monkeypox ini, mirip sekali dengan penyakit ruam lain, seperti cacar, cacar air, campak, infeksi kulit akibat bakteri, kudis, dan alergi terkait obat. Monkeypox hanya dapat di diagnosis secara pasti di laboratorium khusus dengan sejumlah tes yang berbeda.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top