Ekonomi

Pertamina Lampung Tambah Pasokan Gas Elpiji 3 Kilogram

Sales Executive LPG III Pertamina Lampung, Widhi Tri Adhi Hidayat/HI

BANDAR LAMPUNG – Menjelang bulan suci ramadan, PT. Pertamina sudah menambah 8% pasokan gas elpiji 3 kg atau sekitar 1.100an MT (350 ribuan tabung), untuk mengantisipasi kelangkaan.

Sales Executive LPG III Pertamina Lampung, Widhi Tri Adhi Hidayat,menjelaskan, distribusi elpiji juga dilakukan pada hari minggu untuk memenuhi stok di pangkalan. Penambahan akan terus dilakukan sampai dengan idul fitri mendatang sekitar sebesar 20-30%.

“Dengan ditambahnya pasokan gas 3 kg, diharapkan selama masa puasa ini masyarakat miskin tidak susah mencari,” kata dia.

Widhi juga menjelaskan, rata-rata penyaluran normal elpiji 3 kg untuk Provinsi Lampung sebesar 176 ribuan tabung.

Baca Juga:  Bulan Ramadan Cara Terbaik Berhenti Merokok

Pertamina juga menegaskan untuk masyarakat mampu dan sektor rumah makan/industri tidak boleh menggunakan elpiji 3 kg yang menjadi hak masyarakat miskin.

Sidak bersama Pemda juga akan dilakukan kembali untuk pengguna yang tidak berhak menggunakan elpiji 3 kg seperti rumah makan, hotel, industri rumahan dan usaha lainnya.

Selain itu, Pertamina dan Pemerintah Provinsi Lampung juga akan mengadakan operasi pasar di 5 kabupaten yakni dijadwalkan tanggal 14 Mei 2018 di Lampung Selatan, di Kecamatan Natar, desa Sidosari.

Tanggal 16 Mei di Kabupaten Pesawaran, Kecamatan Tigeneneng, desa Kejadian. 24 Mei di Lampung Utara, Kotabumi, Desa Madukoro. 28 Mei Tulang Bawang, Banjar Margo, Desa Penawar Jaya. 4 Juni Tanggamus, Kota Agung Timur, Desa Tanjung Anom.

Baca Juga:  Percontohan Pengelolaan Perikanan Rajungan Pertama di Indonesia Ada di Lampung

Gelaran operasi pasar dibarengi dengan pasar murah sembako, termasuk didalamnya tersedia elpiji 3 kg, dan ukuran lainnya. Khusus penjualan gas bersubsidi dibatasi hanya untuk masyarakat sekitar saja, hal itu untuk meminimalisir adanya kebocoran penggunaan untuk yang tidak berhak.

Untuk Harga Eceran Tertinggi (Het) dari gubernur ialah Rp16.500. Namun di masing-masing wilayah kota disesuaikan dengan jarak tempuh, seperti di Liwa bisa mencapai sekitar Rp24 ribu. Untuk Bandar Lampung di pangkalan resmi dijual Rp16.500, dan tabung baru 3 kg plus isi Rp140-150 ribu

“Kalau jenis yang lain atau gas nonsubsidi, Pertamina akan salurkan berapapun sesuai kebutuhan. Namun untuk yang 3 kilo karena disitu ada kuota dari pemerintah, itu akan di atur agar kuota tidak melebihi atau kurang sangat jauh,” tandasnya.(IH)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top