Modus

Persoalan Internal Partai Hanura, Nazarudin Bantah Langgar UU ITE

Wakil Ketua Partai Hanura Lampung, Nazaruddin, menjalani sidang lanjutannya di Pengadilan Negeri Tanjung Karang/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Wakil Ketua Partai Hanura Lampung, Nazaruddin, menjalani sidang lanjutannya di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, pada Kamis (5/12),  dengan agenda sidang yaitu pembacaan eksepsi atas dakwaan jaksa .

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Pastra Joseph kali ini, politisi Partai Hanura ini melalui kuasa hukumnya membacakan keberatannya atas pasal informasi transaksi elektronik yang diterapkan oleh jaksa atas perkaranya tersebut.

“Kami meminta kepada majelis hakim untuk menyelesaikan persoalan ini ke mahkamah partai,” ungkap Marten Johan, kuasa hukum Nazaruddin.

Diketahui sebelumnya, di dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa, Nazaruddin didakwa telah melanggar pasal 45 ayat 3, junto pasal 27 ayat 3, Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008, yang mengatur tentang informasi dan transaksi elektronik.

Baca Juga:  Nazarudin Desak Polda Lampung Usut Dana Partai Hanura

Politisi Partai Hanura ini, dipidanakan setelah tulisannya dipersoalkan dan dianggap sebuah pencemaran nama baik, yang ditulis oleh Nazaruddin di grup WhatsApp partai dan ke personal lainnya, yang menyebut nama Benny Uzer dengan sebutan tak pantas.

Kekisruhan internal partai ini, berawal dari pelaporan Nazaruddin yang melaporkan Benny Uzer dan dua orang lainnya ke Mapolda Lampung, atas dugaan penyalah gunaan dana bantuan parpol dari anggaran Kesbangpol sebesar Rp200 juta.

Serta dilaporkannya pula dugaan penyelewengan dana yang diberikan dewan pimpinan pusat Partai Hanura, sebesar Rp400 juta, yang diperuntukkan sebagai biaya operasional saksi partai pada pilpres dan pileg 2019, diduga dilakukan oleh Benny Uzer selaku Ketua DPD Partai Hanura Lampung.

Baca Juga:  Mustafa Harap Semua Pihak Menghargai Proses dan Fakta Persidangan

Persoalan tersebut menjadi pemicu cuitan terdakwa Nazaruddin  di grup WhatsApp partai. Hingga cuitanny tersebut menjadi salah satu barang bukti yang dibawa oleh pihak Benny Uzer, untuk melaporkan balik Nazaruddin atas dugaan pencemaran nama baik.

Sidang lanjutan dari perkara ini akan kembali digelar pada Kamis pekan depan, dengan agenda sidang yaitu pembacaan jawaban jaksa atas eksepsi yang diajukan oleh Nazaruddin pada sidang hari ini.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top