Daerah

Perselisihan Antara Buruh Dan Perusahaan di Lamsel Berujung Damai

Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto (2 dari kanan) memediasi buruh PT SXSI dan manajemen di ruang kerjanya. Kedua pihak sepakat berdamai. Dinas Kominfo Lamsel/Ist

KALIANDA – PT. San Xiong Steel Indonesia (SXSI), menyatakan siap bertanggungjawab terhadap nasib buruh atau pekerja. Selain memperbaiki manajemen sistem keselamatan kesehatan kerja (K3), perusahaan juga berjanji memberi santunan kepada setiap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja.

Hal tersebut dikatakan juru bicara PT SXSI, Clara yang mendampingi Direktur Utama Xue Huaiguang dihadapan perwakilan buruh dalam rapat dengar pendapat yang dimediasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Selasa (20/2).

“Intinya pihak perusahaan mempunyai itikad yang baik. Kami akan beri santunan kepada 42 korban sesuai kemampuan perusahaan. Rencananya kami akan realisasikan hari ini. Kita akan buat kesepakatan bersama,” Clara menambahkan.

Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang memimpin rapat menyatakan, perselisihan antara Serikat Buruh Karya Utama dengan pihak manajemen sudah menemui jalan damai.

Baca Juga:  Koppi Malang Sari-ACT Lampung Bantu Sepasang Lansia Terlantar

“Kedua pihak sepakat membina kerjasama untuk memajukan perusahaan dan menyejahterakan para buruh. Saya berharap kedua belah pihak dapat mengenyampingkan ego masing-masing,” kata Nanang dalam keterangan tertulisnya.

Nanang berpesan, segala bentuk permasalahan yang terjadi di perusahaan hendaknya dibicarakan dengan baik. Dia meminta kedua pihak saling mengevaluasi dan membuka lembaran baru agar ke depan relasinya menjadi lebih baik.

“Kita sepakat, semua permasalahan yang lalu diperbaiki bersama. Saya juga titip pesan kepada buruh untuk menjaga perusahaan dengan cara bekerja dengan baik,” lanjutnya.

Sebelumnya, puluhan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nasional Federasi Serikat Buruh Karya Utama (KSN-FSBKU) mendatangi Kantor Pemkab Lampung Selatan. Kedatangan mereka terkait penutupan PT San Xiong Steel Indonesia oleh Pemkab Lampung Selatan, beberapa waktu lalu.

Menyikapi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan berjanji memfasilitasi dan memperjuangkan hak-hak buruh PT San Xiong Steel Indonesia. Ini seiring telah ditutupnya perusahaan penghasil besi tersebut karena kerap abai terhadap keselamatan pekerja.

Baca Juga:  ASDP Bakauheni didemo GMBI, Nyaris Ricuh

Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dalam audiensi dengan pekerja PT San Xiong Steel Indonesia, Senin (19/2) menuturkan, pabrik penghasil besi behel itu tidak mengindahkan aturan keselamatan kerja bagi tenaga kerjanya. Banyak hal-hal yang melanggar di dalam perusahaan tersebut.

“Yang lebih fatal ketika saya menjenguk salah seorang korban di Rumah Sakit Imanuel, Kota Bandar Lampung, ternyata luar biasa parahnya. Nah poin-poin inilah saya putuskan untuk membela para buruh PT San Xiong Steel,” tegasnya.

Sekretaris Serikat Buruh PT San Xiong Steel Indonesia, Tri Antoro mengatakan, selama ini, hak-hak buruh belum mendapat perhatian serius. Dia meminta pemerintah setempat mengevaluasi keselamatan kerja bagi buruh.

“Untuk safety (keselamatan), kami minta disediakan pusat kesehatan dan ambulans. Para buruh juga meminta upah dibayarkan tanpa potongan apapun,” kata dia.(*)

Baca Juga:  Eksekusi Lahan 1.600 M2 Jatiagung Alot

Poin-poin utama yang diajukan PT SXSI yakni:

Siap bertanggungjawab terhadap setiap kasus kecelakaan kerja yang terjadi.

Akan segera memperbaiki manajemen sistem K3.

Akan segera memperbarui segala perizinan di PT SXSI.

Akan segera memperbaiki sistem pembuangan CO2.

Akan segera memperbaiki mekanisme sistem safety karyawan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan membuat kesepakatan kerja untuk memakai safety.

Akan memberikan santunan kepada setiap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja sesuai kemampuan perusahaan.

Akan merealisasikan aspirasi buruh berupa kenaikan status kerja dari pegawai kontrak menjadi tetap secara bertahap sesuai masa kerjanya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top