Iklan
Bandar Lampung

Persatuan Tarbiyah-Perti, Bakal Mengislahkan Seluruh Provinsi di Indonesia

Ketua Umum Tarbiyah-Perti, Basri Bermanda/WA

BANDAR LAMPUNG – Resmi islah sejak tahun 2016 lalu, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti), mulai menyusun program kerja dan evaluasi jangka panjang guna turut serta membantu pemerintah untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan, dakwah, hingga sosial keumatan.

Ketua Umum Tarbiyah-Perti, Basri Bermanda, mengaku, prioritas yang pertama harus dijalankan adalah mengislahkan seluruh provinsi di Indonesia. Pasalnya, saat ini baru 27 dari 34 provinsi se-Indonesia yang sudah islah.

“Berikutnya tentu kita menyusun program selanjutnya, khusus pada perhelatan demokrasi sekarang, kita meminta supaya jika ada yang berminta menjadi apapun jaga keutuhan bangsa ini, jangan karena hal sekejap nanti kita bercerai berai, itu tugas kami,” kata Basri, usai Rapat Kerja Nasional Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti), di Grand Krakatau Ballroom, Swiss Belhotel, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Sabtu (28/7).

Baca Juga:  Hamartoni Didaulat Menjadi Dewan Penasihat di IK-DMI Provinsi Lampung

Selain itu, Basri Bermanda, juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga keutuhan bangsa, dan tidak terpengaruh dengan berita hoax yang dapat memecah belah negara.

Menurutnya, kabar yang bersifat pembohongan publik serta ujaran kebencian berbentuk fitnah yang ditujukan kepada seseorang untuk tujuan kepentingan tertentu, maka itu lebih kejam dari pembunuhan, dirinya menimbau kepada para da’i serta para pendidik untuk tidak menyebarkan faham kebencian terlebih sampai menghujat orang lain.

“Dalam islam ‘al fitnatu asyaddu minal qotli’, karena fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Para da’i kita, para pendidik kita, kita berikan arahkan supaya itu jangan sampai dibuat hoax, bicaralah apa adanya jangan sampai menghujat-hujat orang lain,” tandasnya.

Baca Juga:  Kabupaten/Kota se-Lampung Diminta Atasi Gizi Buruk Anak

Basri juga menyatakan, bahwa Perti sebagai organisasi massa Islam nasional, saat ini menaungi 725 Madrasah Tarbiyah Islamiah (MTI) se-Indonesia.

Untuk diketahui, organisasi ini didirikan di suatu pesantren terkenal di Candung, dekat Bukittinggi, pada tanggal 20 Mei 1930 dan berakar dari para ulama Ahlussunnah wal jamaah. Kemudian organisasi ini meluas ke daerah-daerah lain di Sumatera, dan juga mencapai Kalimantan dan Sulawesi.(DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top