Iklan
Pendidikan

Peringkat Unila Merosot di Posisi ke-46 Klasterisasi Perguruan Tinggi Non Vokasi

Rektor Universitas Lampung, Profesor Hasriadi Mat Akin/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Kemenristekdikti merilis 100 peringkat terbaik klasterisasi perguruan tinggi non vokasi tahun 2019. Rilis kemenristekdikti menempatkan Universitas Lampung (Unila) di posisi ke-46 merosot dari posisi ke-21 pada tahun sebelumnya.

Menurut Rektor Unila, Hasriadi Mat Akin, sistem penilaian Kemristekdikti terhadap kriteria pemeringkatan perguruan tinggi mengalami perubahan.

“Sistem pemeringkatan perguruan tinggi sebelumnya terakumulasi. Namun untuk tahun ada penilaian berdasarkan kinerja dosen,” jelas Hasriadi, Senin (19/8).

Ada dua hal yang menyebabkan peringkat Unila turun, diantaranya kurangnya jumlah artikel ilmiah terindeks dan jumlah sitasi per dosen.

Untuk mendorong dosen melakukan riset sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu tri dharma perguruan tinggi. Unila telah menaikkan dana publikasi riset dari Rp1,2 miliar, menjadi Rp25 miliar.

Baca Juga:  SMA/SMK se-Lampung Ditargetkan Ikut UNBK

Namun peningkatan dana publikasi riset ini tidak linear dengan hasil yang dicapai, sehingga ia, selaku Rektor Unila, berinisiatif untuk menyusun regulasi yang mewajibkan dosen melakukan riset.

Turunnya peringkat universitas lampung di posisi ke-46 mendapatkan reaksi dari Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unila, Fajar Agung Pangestu.

Menurut Fajar Pangestu, dosen – dosen yang melakukan riset layak mendapatkan apresiasi dalam bentuk uang agar memilik semangat lebih, serta memberikan fasilitas yang dibutuhkan kepada dosen – dosen yang akan melakukan riset.(JO/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top