Iklan
Modus

Perihal Kasus Nunik di P2KTrans, Begini Kata Ketua KPK

 

Ketua KPK Agus Rahardjo/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Ketua KPK Agus Rahardjo, mengaku, belum mengetahui secara detail perkembangan kasus dugaan korupsi, di Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P2KTrans).

Kasus yang juga melibatkan Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim (Nunik) sebagai saksi ini, dikatakan Agus, detailnya kurang diketahui secara persis.

“Kurang tahu, saya kan ada disini. Karena setiap harinya selalu saja ada pemeriksaan di kantor (KPK). Ada 70 ruang kamar masa harus dipelototi satu persatu,” kata Agus, usai acara penandatanganan komitmen dan rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi Provinsi Lampung, di Balai Keratun, Lantai III, Rabu (11/4).

Kendati demikian, KPK sudah mengumumkan dan akan meneruskan untuk melakukan penyelidikan ke beberapa kepala daerah hingga para calon kepala daerah yang mengikuti kontestasi pilkada secara langsung.

Baca Juga:  Kapolres Tanggamus Alfis Suhaili Pisah Sambut Bersama Jajaran

“Kan beberapa sudah diumumkan, salah satunya Bupati Bandung Barat hingga walikota Malang. Pokoknya jika memang pantas dilakukan penyelidikan maka statusnya dinaikan penyelidikan langsung,” tegas Agus.

Selain itu Agus juga berpesan, dalam memilih pemimpin agar jangan memilih orang yang memberi uang, tapi teliti dahulu track recordnya, latar belakangnya, kompetensi, dan teliti juga selama calon kepala daerah itu menjabat apa saja yang sudah dilakukan.

“Itu akan lebih baik anda pilih sebagai pimpinan dibandingkan dengan memberikan uang. Karena uang itu dari APBD, lupakan orang-orang seperti itu, cari orang yang terbaik. Di daerah kan mudah menyisir track recordnya,” tukas Agus.

Seperti Diketahui, Penyidik KPK memanggil Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim terkait kasus dugaan korupsi Direktorat P2KTrans. Chusnunia diperiksa sebagai saksi atas tersangka Charles Jones Mesang.

Baca Juga:  Protokol Wabup Tanggamus Terlibat Narkoba

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi atas tersangka CJM (Charles Jones Mesang),” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, pada 4 April 2017 lalu.

Dalam pemeriksaan ini, Chusnunia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan anggota Komisi IX DPR. Selain Chusnunia, penyidik juga memanggil dua orang PNS P2KTrans, yakni Bahtiar dan Titi Wahyuni.(AR/DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top