Iklan
Modus

Peredaran Uang Palsu di Lampung Kembali Marak

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Zahwani Pandra Arsyad/TS

BANDAR LAMPUNG – Kurang dari seminggu memasuki bulan suci ramadhan 1440 Hijriah. Masyarakat diresahkan dengan adanya informasi tentang peredaran uang palsu (upal) yang masuk ke Provinsi Lampung. Informasi tersebut diperkuat dengan adanya temuan di dua minimarket berbeda di wilayah Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung.

Seperti yang terjadi di salah satu minimarket di Jalan Woltermonginsidi, Pengajaran, Telukbetung Utara, meski tidak diketahui siapa pengunjung yang menggunakan uang palsu dalam transaksi pembayaran, pihak minimarket merasa resah dan dirugikan.

“Kami harap aparat kepolisian bisa membongkar jaringan yang mengedarkan uang palsu, ini jelas merugikan kami,” uajr Dede Ferdinan Pratama, salah satu karyawan minimarket, Rabu (1/5).

Baca Juga:  Musrenbang Ketahanan Pangan Bahas Padat Karya di Daerah yang Kekurangan Gizi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Zahwani Pandra Arsyad, menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan secepatnya jika menemukan transaksi jual beli yang menggunakan uang palsu.

“Polda Lampung yang berkoordinasi dengan Bank Indonesia wilayah Lampung, akan terus memantau peredaran rupiah hingga jelang Hari Raya Idul Fitri,” tukas AKBP Zahwani Pandra Arsyad, kemarin.

Perlu diketahui, informasi tentang adanya peredaran uang palsu yang masuk ke Provinsi Lampung, setelah ditemukannya pabrik produksi uang palsu di Yogyakarta beberapa waktu lalu. Dari temuan tersebut, uang palsu akan diedarkan salah satunya di provinsi berlambang Siger ini.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top