Iklan
Modus

Peredaran Narkoba Meningkat, Eksekutif dan Legislatif Lampung Gagas Raperda

Kepala Biro (Kabiro) Hukum Pemprov Lampung, Zulfikar/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Marak kasus peredaran di Bumi Ruwa Jurai, Lembaga eksekutif dan legislatif Provinsi Lampung, bakal menggagas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penanggulangan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Kepala Biro (Kabiro) Hukum Pemprov Lampung, Zulfikar, menjelaskan, raperda tersebut lebih mengedepankan aspek pencegahan ketimbang pemberantasan.

“Raperda ini ingin menekankan aspek pencegahan dari pada pemberantasannya, karena undang undang narkotika sendiri memberikan peluang kepada pemerintah daerah untuk melakukan peran itu dan alangkah bagusnya kalau itu dibalut dengan sebuah peraturan,” ujar Zulfikar, Jumat (13/7).

Dia menjelaskan, motif terbentuknya raperda itu lantaran melihat kasus temuan narkoba setiap tahunnya kian meningkat.

Baca Juga:  Bersama Kemendagri, Pemprov Monitoring Pelaksanaan Pilkada Tanpa Politik Uang

Melihat hal tersebut,  Pemprov bersama DPRD Lampung, merasa kawatir, karena peredaran barang haram itu dinilai dapat merusak moral dan kualitas penerus bangsa.

Apalagi, lanjut dia, jika hal tersebut telah tertuang ke dalam peraturan daerah. Menurutnya, akan lebih fokus dalam hal pembiayaan, sementara rumah sakit yang ditunjuk sebagai tempat rehabilitasi itu sudah lama beroperasi dan membutuhkan payung hukum.

“Agar pendanaannya jelas dan pertanggungjawabannya jelas, itu yang sebenarnya kita tangkap di samping sosialisasi bahaya narkoba,” katanya.

Pembuatan Raperda tentang narkoba juga mendapat respon yang positif dari Badan Narkotika Nasional (BNN) karena dianggap lebih baik mencegah dari pada mengobati.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top