Modus

Peras Petani Lamtim, Tenaga Ahli DPR RI Dibui 12 Bulan

Terdakwa berinisial CA, seorang ASN yang berdinas di DPR RI, sebagai tenaga ahli anggota dewan dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Cecep Ahmad Nuraeni, seorang ASN yang berdinas di DPR RI, sebagai tenaga ahli anggota dewan dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, harus didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, untuk menjalani persidangannya dengan agenda pembacaan putusan dari hakim.

Warga Tasikmalaya, Jawa Barat ini, dalam persidang sebelumnya dituntut oleh jaksa menjalani hukuman penjara selama 18 bulan dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp50 juta, dengan subsidair denda yaitu penjara selama 2 bulan.

Dalam sidang kali ini, hakim memutus hukuman untuk terdakwa Cecep Ahmad Nuraeni lebih ringan dari tuntutan jaksa, dengan vonis penjara selama 14 bulan. Namun dengan denda dan subsidair denda yang sama dengan tuntutan jaksa.

Baca Juga:  Revitalisasi Terminal Rajabasa Batal

Cecep terbukti telah melanggar pasal 11 UU RI No 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Diketahui pria 46 tahun ini, dalam dakwaannya, didakwa telah meminta sejumlah uang kepada kelompok tani yang ada di Lampung Timur, dengan alasan sebagai biaya pelican untuk mendapatkan bantuan alat mesin pertanian yang seharusnya dapat diterima secara gratis dari pemerintah.

Awalnya terdakwa meminta uang sebanyak Rp70 juta, kepada setiap kelompok untuk satu unit traktor. Namun, lantaran seluruhnya tak sanggup memenuhi permintaannya maka mahar bantuan tersebut diturunkan menjadi Rp50 juta.

Baca Juga:  Pedagang Pasar SMEP Tak Lagi Percayai Herman HN

Terdakwa sendiri berhasil ditangkap oleh satuan anggota Kepolisian Polres Lampung Timur, saat diadakan operasi tangkap tangan, sesuai dengan informasi yang didapat dari masyarakat.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top