Iklan
Politik

Penyidik dan Bawaslu Tuba Beda Pendapat Atas Laporan Caleg PAN  

Media Gathering Bawaslu Tulangbawang/MR/Suluh

MENGGALA – Bawaslu dan penyidik (Polisi dan jaksa) beda pendapat terhadap dugaan kecurangan pileg yang dilakukan oleh 23 KPPS se-Kecamatan Dente Teladas, yang dilaporkan oleh Hartono.

Pasalnya Bawaslu Tulangbawang, menyatakan jika laporan Hartono, selaku calon legislatif PAN dapil Dente Teladas terhadap 23 KPPS se-Kecamatan Dente Teladas terbukti memenuhi unsur pidana.

Namun anehnya, polisi dan jaksa, menyebut jika laporan Hartono tidak terbukti memenuhi unsur pidana.

Untuk memperkuat, bahkan Bawaslu menerbitkan rekomondasi agar pihak penegak hukum yakni polisi dan jaksa segera melakukan penyelidikan terhadap persoalan tersebut.

Divisi Penindakan, Bawaslu Tulangbawang, Fauzi Ibrahim, menjelaskan jika pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menyikapi laporan, Hartono terhadap para anggota KPPS se-Kecamatan Dente Teladas.

Baca Juga:  Arist Merdeka Sirait Kecam Kampanye Arinal Nunik

“Laporan langsung kami tindak lanjuti, seluruh terlapor sudah kami lakukan pemanggilan, namun para KPPS tidak datang karena berbagai alasan. Sehingga kami (Bawaslu) langsung terjun ke lokasi untuk meminta klarifikasi dari semua terlapor yakni para KPSS,” paparnya saat mengelar media gathering dengan para awak media.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Le’man dihadiri juga oleh ketua Bawaslu Rachmad Lihusnu, Kordiv penindakan Fauzi Ibrahim, Kordiv Pengawasan Desi Triyana, dan Sekretaris Arif Budiman.

Menurut Fauzi, dari hasil pemeriksaan dan investigasi yang dilakukan oleh pihaknya terhadap 23 KPPS Dente Teladas yang terbukti telah melakukan dugaan tindak pidana dalam pelaksanaan pemilu adalah 16 KPPS.

“16 KPPS terbukti memenuhi unsur tindak pidana,kami sudah keluarkan rekomondasi agar persoalan ini ditarik ke penyidikan oleh Polisi dan Jaksa sebagau penyidik,” tegasnya.

Baca Juga:  Demokrat Tuba Konsolidasi Pemenangan Ridho Bachtiar

Namun pada sisi lain, fauzi mengaku tidak berdaya saat pihak penegak hukum yakni jaksa dan polisi nyatakan jika dalam persoalan tersebut tidak memenuhi unsur pidana.

“Inikan aneh kami nyatakan jika laporan Hartono memenuhi unsur pidana tapi jaksa dan polisi nyatakan jika itu tidak bisa dilanjutkan lantaran tidak memenuhi unsur pidana, kami tidak bisa berbuat banyak silahkan tanyakan langsung dengan mereka alasannya,” pungkasnya.(MR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top