Modus

Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Bansos Covid-19 Menyasar ke Bupati Lamtim

Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari/Net

BANDAR LAMPUNG – Kabupaten Lampung Timur belakangan dilanda kabar atas dugaan korupsi yang dialamatkan kepada Zaiful Bokhari. Dugaan itu menyoal dugaan korupsi Dana Bansos Covid-19, rangkaian kegiatan itu juga belakangan berujung pada pemeriksaan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera.

Kejaksaan Agung (Kejagung) juga telah menurunkan tim dari Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) ke Kabupaten Lampung Timur. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengamini hal itu ketika ditanyai reporter Fajar Sumatera pada (13/8) lalu.

Praktisi Hukum dari Universitas Negeri Lampung Yusdianto, mengatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan kejaksaan tersebut diduga menyasar Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari. Dugaan itu datang dari keterangan yang muncul lewat Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur Nanang Salman Saleh.

Baca Juga:  Tanyakan Soal Transparansi Dana Desa, Seorang Warga Ditendang Kadus

Yusdianto mengatakan, keterangan Nanang Salman Saleh itu dikutipnya secara verbatim yang ia ketahui dijelaskan kepada media ketika Kejagung turun ke Lampung Timur.

“Pada keterangan kepala dinas kesehatan, disebutkan bahwa kejaksaan itu turun untuk menindaklanjuti dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh bupati (Zaiful Bokhari). Saya mengutip keterangan itu secara verbatim,” ujar Yusdianto, kepada reporter Fajar Sumatera, kemarin (24/8).

Selain itu, muncul juga dugaan itu menyoal keterlibatan kakak kandungnya Zaiful Bokhari, yakni Yuverlina. Keberadaan Yuverlina dinilai menjadi indikasi atas adanya dugaan perbuatan korupsi.

Yuverlina disebut-sebut memenangi sejumlah tender proyek. Ia adalah Direktur pada PT Way Kawat Abadi. LSM Aliansi Keramat yang melakukan aksi demo di Kantor Kejaksaan Tinggi [Kejati] Provinsi Lampung, 7 Juli 2020, menyebutkan sejumlah proyek yang dimenangani oleh PT Way Kawat Abadi.

Baca Juga:  Nama Acong Disebut Berperan Dalam Penyebaran Kampanye Hitam

Salah satunya, tender proyek belanja bibit ternak sapi PO yang dimenangkan PT Way Kawat Abadi. Proyek tersebut menjadi salah satu poin pada aksi demo Aliansi Keramat kala itu.

Dokumen LPSE yang dilihat Fajar Sumatera, pemenang tender untuk proyek yang dimenangkan PT Way Kawat itu tersebut memang benar adanya. Proyek itu berlangsung pada Dinas Perikanan.

Didasarkan pada dokumen yang didapat Fajar Sumatera, Yuverlina memang Direktur dari PT Way Kawat Abadi. Alamat perusahaan itu berada pada Desa Pasar Sukadana, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur.

NPWP perusahaan itu tercatat: 80.198.085.5-321.000. Keterangan ini didapat pada Data Izin Usaha Jasa Konstruksi yang terbit pada laman resmi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPM PTSP] Kabupaten Lampung Timur.(RDO)

Baca Juga:  Polres Purworejo Amankan Terduga Pelaku Kekerasan di Sekolah
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top