Daerah

Pengusaha Wedding Organizer Dukung Kebijakan Bupati Winarti

Pesta pernikahan atau hajatan/Istimewa

Suluh.co – Rencana kebijakan Bupati Winarti, melonggarkan kembali kegiatan penyelengaran pesta hajatan di Kabupaten Tulangbawang menuai banyak dukungan khususnya dari para pengusaha jasa pernikahan atau wedding organizer (WO).

Pasalnya hal tersebut menjadikan peluang yang sangat baik bagi usaha mereka untuk kembali mengeliat setelah hampir enam bulan merugi akibat minim pekerjaan.

Cici, salah satu WO di Menggala yang memiliki berbagai bisnis alat sewa maupun jasa hajatan di pesta pernikahan, mengaku, sangat gembira mendengar adanya wacana pencabutan larangan pesta hajatan di Tulangbawang.

“Alhamdulilah ini kabar yang sangat baik, dengan dicabutnya atau dilonggarkan pelaksanaan pesta hajatan ini menjadikan peluang dan kesempatan bagi saya dan pengusaha lainya untuk menghidupkan kembali berbagai usaha kami yang hampir mati suri,” terang Cici, Sabtu (29/5).

Baca Juga:  Gegara Oknum Pers dan LSM, 12 Kepsek di Tulangbawang Mundur

Dirinya pastikan akan turut serta membantu memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penerapan prokes dalam pelaksanaan pesta maupun hajatan lainya.

“Soal prokes pasti kami akan intens memberikan saran dan masukan kepada saiful hajat. Jadi nantinya siapapun masyarakat yang hendak memakai jasa kami untuk pesta maupun hajatan lainya, wajib komitmen taat menerapkan prokes dalam pelaksanaanya,” imbuhnya.

Dukungan juga diberikan oleh Holil, pengusaha orgen tunggal untuk hajatan pesta, yang memberikan dukungan penuh terhadap rencana kebijakan Winarti.

“Saya sangat setuju dan menyambut baik rencana Bupati Tulangbawang Winarti, mencabut larangan pesta hajatan sebagai salah satu strategi pemulihan ekonomi,” tegasnya.

Menurutnya pesta hajatan merupakan kegiatan masyarakat yang secara langsung berdampak terhadap perputaran ekonomi.

Baca Juga:  Debu SGC Cemari 8 Kecamatan, DLH Tulang Bawang Minta Warga Lapor ke Bupati

“Sangat banyak kaitan dalam melaksanakan pesta hajatan, mulai dari pedagang, peternak, jasa rias dan dekorasi, sewa tarub kursi, sound, semua kebanjiran order,” paparnya.

Oleh karena itu, dirinya dan rekan-rekan lainya yang mempunyai usaha berbagai jasa dan sewa properti pesta pernikahan maupun hajatan lainnya sangat mendukung apa yang menjadi kebijakan Bupati Winarti.

Pada sisi lain Pemkab Tulangbawang pada Senin 31 Mei, bakal mengelar rapat akbar dengan seluruh unsur pemerintahan, DPRD para tokoh agama masyarakat dan tokoh adat.

Baca beritanya disini : http://suluh.co/pembatasan-kegiatan-hajatan-di-tuba-diputuskan-lewat-rapat-akbar/

 

Reporter : Murni

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top