Bandar Lampung

Pengungsi Dilarang Masuk ke Gedung Pemprov Lampung

Warga Pesisir Bandar Lampung, di depan Balai Keratun, Pemprov Lampung/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Pasca gempa yang mengguncang Lampung, ribuan warga pesisir Bandar Lampung berhamburan menyelamatkan diri ke kantor Gubernur Lampung.

Namun kedatangan warga ke kantor gubernur sangat lambat ditangani oleh pemerintah.

Dari pantauan di lapangan, warga yang panik tidak di perbolehkan masuk ke dalam Balai Keratun, yang sebelumnya digunakan pada saat bencana tsunami Desember silam.

Warga yang datang, ingin masuk untuk sekadar membuang air kecil juga tidak diperbolehkan dengan alasan belum mendapatkan perintah dari atasannya.

“Kalau arahannya warga disuruh kumpul di lapangan, tapi enggak ada yang mau, kalau untuk masuk belum ada arahan dari pimpinan,” kata salah satu petugas Satpol PP Pemprov Lampung, yang sedang berjaga di depan Balai Keratun, Jumat (2/8) malam.

Baca Juga:  DPRD Gelar Paripurna Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI

Sementara itu, Eka, warga Kota Ke, mengatakan kedatangannya ke kantor gubernur karena panik dengan adanya gempa, di tambah dengan berita dari BMKG yang menyatakan waspada.

“Sampai di sini kami di telantarkan, padahal kami hanya ingin numpang sebentar,” kata dia.

Selain itu, Didik warga Teluk, ikut kecewa dengan pemerintah karena wrtga yang datang tidak diperbolehkan masuk ke dalam gedung.

“Liat aja mas, kan banyak yang bawa anak kecil. selain itu warga ada yang hamil dan lansia, masa suruh di lapangan,” kata dia.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top