Daerah

Penghinaan Kikat Hanuang Bani, Seno Aji Minta Maaf Secara Adat

Prosesi permintaan maaf Seno Aji secara adat, di hadapan Sai Batin lima Marga Way Handak, Lampung Selatan/FS/Suluh

LAMPUNG SELATAN – Seno Aji, caleg DPRD Kota Bandar Lampung, yang telah ditetapkan tersangka penghinaan Kikat Hanuang Bani (topi adat Lampung) tersebut, menjalani prosesi adat permintaan maaf atas perbuatannya di hadapan Sai Batin lima Marga Way Handak, Lampung Selatan, Rabu (21/11).

Pada acara tersebut Seno Aji, diminta untuk menyatakan permohonan maafnya secara langsung di hadapan para pemangku adat Sai Batin. Yaitu lima pangeran Marga Way Handak, para panglima Sai Batin, utusan Kerajaan Adat Lampung Sekala Brak, utusan masyarakat adat Pepadun, Tanggamus, dan Pringsewu.

Baca Juga:  Masih Ada Produk Makanan Tanpa Label di Transmart Lampung

Selanjutnya Pangeran Cahaya Marga, dengan didampingi empat Pangeran Marga Way Handak, memakaikan Kikat Hanuang Bani sebagai simbol permohonan maaf tersebut.

Kepala Humas Hanggum Jejama Kerajaan Adat Sekala Brak, Dedy Tisna Amijaya, mengatakan bahwa proses yang berlangsung di Lampung Selatan itu nantinya menjadi bahan dasar untuk pembahasan lebih lanjut ke tingkat lebih tinggi.

“Hal itu akan menjadi pertimbangan Sultan Adat Skala Brak Edwardsyah Pernong apakah dia bersedia menerima permohonan maaf tersebut  mewakili masyarakat Lampung pada umumnya,” ungkapnya.(FS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top