Modus

Pengeroyokan Hingga Tewas, Kakak Beradik Dipenjara 15 Tahun

Pengeroyokan/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Dedi Saputra beserta Herul, dua kakak beradik warga Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, didudukan bersama di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang, untuk mendengarkan pembacaan tuntutan dari jaksa, atas perkara penganiayaan yang mereka lakukan terhadap seorang bernama Suhendi.

Dalam sidang sebelumnya, kedua kakak beradik ini sebelumnya didakwa telah melanggar pasal 338 dan 351 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama selama 15 tahun.

Oleh jaksa, keduanya akhirnya dituntut untuk menjalani hukuman pidana penjara selama 15 tahun, dengan mengenakan pasal 338 KUHP, junto pasal 55 ayat 1 ke 1, tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Baca Juga:  Pembunuhan Yogi Andika, Mantan Ajudan Bupati Lampura Terancam Bui 7 Tahun

Perkara ini sendiri bermula pada Juni 2019 lalu, saat korban mendatangi tempat berkerja terdakwa Herul, di halaman arkir Gedung Yayasan Tolong Menolong, di wilayah Pesawahan, Telukbetung Selatan.

Kedatangan korban ini, bukan tanpa alasan, sembari mengajak kedua terdakwa berkumpul berpesta miras.

Menurut keterangan salah seorang saksi yang hadir, korban memiliki dendam pribadi terhadap terdakwa Dedi.

“Waktu itu, Suhendi tiba – tiba menantang duel Dedi, sambil mengeluarkan jimat miliknya dan terjadilah perkelahian tersebut antara Suhendi dengan Dedi Saputra,” kata saksi dalam persidangan, Rabu (13/11).

Melihat sang adik beradu fisik dengan korban, terdakwa Herul pun mengambil sebilah golok dan langsung menghujamnya ke leher korban hingga ke arah punggungnya dan terdakwa Dedi pun ikut mengambil sebuah gunting yang ada di bagasi motornya dan langsung mengarahkan ke kepala korban hingga korban tertelungkup tak bernyawa.

Baca Juga:  LBH Bandar Lampung dan FSBMM Adukan PT BMI Terkait Dugaan Tindak Pidana Ketenagakerjaan

Sementara sidang lanjutan dari perkara ini akan digelar kembali pada Selasa pekan depan, dengan agenda pembacaan surat amar putusan dari majelis hakim.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top