Modus

Penembak Anggota Polisi Ini Tewas di Tangan Tekab 308 Polda Lampung

Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Tekab 308 Polda Lampung menembak mati Kasto Riono alias Ujang Kasto (53) warga Dusun III Desa Reno Basuki, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah, Sabtu (14/4). Pelaku merupakan orang yang paling dicari Polda Lampung dan masuk jaringan Wagino.

“Kasto merupakan salah satu penembak dua anggota polisi yakni AKP Wiyono dan Iptu Siregar,” kata Wadirreskrimum Polda Lampung, AKBP Adrian Indra Nurinta pada konferensi pers di RS Bhayangkara.

Kasto menembak mati AKP Wiyono yang merupakan Kapolsek Blambanganumpu, Polres Way Kanan pada tahun 2009, dan Aiptu Siregar anggota Polsek Sidoarjo, Polres Tanggamus.

Anggota polisi yang menjadi korban penembakan Kasto diabadikan pada gedung serba guna Polda Lampung, Gedung Wiyono Siregar.

Baca Juga:  Polisi Limpahkan Tersangka Pencuri Motor ke Kejaksaan

Pelaku ditangkap di Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, Sabtu (14/4/2018) malam sekira pukul 02.00 WIB, penyelidikan atas Kasto telah dilakukan sejak 2009 lalu.

Gembong perampokan tersebut roboh dan tewas dengan dua tembakan di paha dan dada.

“Kami tangkap di kediaman orang tuanya, setelah kami amankan pelaku ini, kami menuju rumahnya dan kami temukan barang bukti berupa senjata api berikut tiga amunisi aktif,” kata AKBP Adrian.

AKBP Adrian mengungkapkan, jajarannya sudah lama mencari pelaku yang menembak mati dua anggota polisi tersebut.

“Tersangka ini sudah lama dicari, sejak saya jadi Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, Polresta Bandar Lampung, dan Kasubdit Jatanras Polda Lampung, baru ini tertangkap,” katanya.

Baca Juga:  Musuh Utama Jokowi Adalah Fitnah dan Hoax

Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Polda Lampung, AKBP Ruly Andi Yulianto, menuturkan penangkapan terhadap tersangka terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

AKBP Ruly mengatakan, pelaku sempat menarik senjata laras panjang milik anggota kepolisian saat akan dilakukan penangkapan.

“Ujang Kasto itu melakukan perlawanan aktif terhadap petugas, dia rebut senjata petugas, akhirnya terjadi perkelahian, dan petugas berhasil memenangkan,” ujarnya.

Polda Lampung berhasil mengamankan barang bukti satu unit mobil truk dan dua unit mobil Xenia, tiga unit handphone, serta satu pucuk senjata api FN dengan tiga butir peluru.(FS/DD/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top