Pendidikan

Pendidikan Antikorupsi Masuk Kurikulum di Unila

Universitas Lampung mendeklarasikan diri sebagai perguruan tinggi antikorupsi/Suluh/JOS

BANDAR LAMPUNG  – Civitas Universitas Lampung (Unila) mendeklarasikan diri sebagai perguruan tinggi antikorupsi.

Deklarasi antikorupsi merupakan bentuk sinergisitas lembaga anti rasuah dangan perguruan tinggi se-Indonesia khususnya Unila.

KPK menilai perguruan tinggi sebagai pusat inovasi dan penelitian juga merupakan pusat pengajaran dan pergerakan antikorupsi.

Pejabat-pejabat yang tertangkap KPKmerupakan orang orang yang berpendidikan dan memiliki gelar akademik.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, pendidikan kampus belum mampu memberikan etika dan akuntabilitas sehingga perlu dievaluasi.

KPK mendorong Unila untuk memasukkan pendidikan antikorupsi dalam kurikulum.

“Dan bersinergi dalam tata kelola pelaksanaan bidang akademik, penelitian maupun pengabdian yang antikorupsi,” kata Nurul, Kamis (13/2).

Baca Juga:  Dies Natalis Unila ke-54, FKIP Gelar Lomba Cepat Tepat Bidang MIPA

Deklarasi perguruan tinggi antikorupsi disambut baik Rektor Unila, Aom Karomani.

Unila bersikap responsif terhadap masukan masukan KPK dalam upaya memberantas korupsi.

Aom karomani menyambut baik masukan KPK terkait tata kelola pelaksanaan bidang akademik, penelitian maupun pengabdian yang antikorupsi.

Tata kelola kampus yang bersih ke depannya menjadi salah satu indikator perguruan tinggi dalam meningkatkan akreditasi.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top