Pendidikan

Pencairan BOS Tahun 2020 Diprediksi Bakal Molor

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim/Suluh/JOS

BANDAR LAMPUNG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan tenggat waktu hingga 20 Januari 2020, bagi satuan pendidikan untuk melaporkan penggunaan BOS (Bantuan Oprasional Sekolah) di tahun 2019.

Pasalnya, Kementerian Keuangan akan menyalurkan secara langsung BOS di tahun 2020 ini.

Penyaluran  untuk satuan pendidikan negeri dan swasta dilakukan melalui KPPN atau Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara ke rekening sekolah.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Dikdasmen meminta LPMP dan dinas pendidikan melakukan verifikasi terhadap data dimaksud.

Jumlah siswa penerima bos di setiap satuan pendidikan akan divalidasi oleh dinas pendidikan.

Satuan pendidikan yang tidak melakukan pelaporan dan menimbulkan kendala dalam penyaluran BOS tahun 2020, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Baca Juga:  President Of SEAAN Apresiasi Pembangunan Observatorium Terbesar Oleh Gubernur Ridho

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, mengaku, ikut mendukung upaya transparansi dan efisiensi pengelolaan bos tahun 2020.

“Transparansi penyaluran bos kepada satuan pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas siswa dan tenaga pengajar,” kata Wagub yang biasa disapa Nunik ini, Senin (13/1).

Sebelumnya dalam proyeksi pengawasan di tahun 2020, Ombudsman RI Perwakilan Lampung menyoroti maraknya pungutan di bidang pendidikan.

Kepala Ombudsman Lampung Nur Rakhman Yusuf, mengimbau pihak satuan pendidikan melengkapi persyaratan guna menghindari keterlambatan pencairan BOS 2020.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top