Modus

Penasihat Hukum Minta Hadirkan APH Penerima Aliran Proyek Lampura

Penasihat hukum terdakwa Syahbudin dalam perkara suap fee proyek Lampung Utara, Pahrozi/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Penasihat hukum terdakwa Syahbudin dalam perkara suap fee proyek Lampung Utara, Pahrozi, meminta kepada majelis hakim agar dapat menghadirkan nama – nama yang disebut telah menerima aliran dana suap. Permintaan itu pun menjadi pertimbangan hakim.

Dari sejumlah nama – nama yang terkuak telah menerima aliran dana suap fee proyek Lampung Utara, terdapat nama – nama Aparat Penegak Hukum (APH) dari lingkungan instansi Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Lampung Utara.

Hal tersebut menjadi sebuah permohonan penasihat hukum terdakwa Syahbudin, selaku Kepala Dinas PUPR, yang mengakui telah menyetor sejumlah uang kepada APH, agar proses lelang proyek Lampura yang telah diatur sedemikian rupa, tidak diganggu oleh para penegak hukum.

Baca Juga:  Kepala Kejari Balam Bantah Terima Suap Rp 1,5 Miliar dari Fee Proyek Lampura

“Kehadiran para APH yang diduga sebagai penerima aliran dana suap tersebut, dinilai perlu agar terlihat kebenarannya. Antara keterangan yang diberikan saksi dan terdakwa, serta keterangan nanti dari para nama yang disebut menerima aliran dana,” jelas Pahrozi, Selasa (17/3).

Publik pun menanti dihadirkannya para APH yang selalu disebutkan oleh para saksi sebagai penerima aliran dana suap fee proyek, serta dirasa perlu agar perkara ini semakin terang benderang dan tidak menimbulkan fitnah.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top