Iklan
Ekonomi

Penagihan Pajak Kendaraan di Lampung Bakal dari Pintu ke Pintu

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis/LS

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, menggalakkan sistem penagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara langsung atau door to door (pintu ke pintu) guna memaksimalkan potensi penerimaan PKB Provinsi Lampung.

Hal itu diungkapkan Pj. Sekdaprov Hamartoni Ahadis saat membuka Sosialiasi Pendataan dab Verifikasi Potensi PKB secara door to door, Selasa (11/12) di Gedung Pusiban Kantor Gubernur.

Menurut Hamartoni, hingga 31 Desember 2017, terdapat potensi penerimaan PKB Provinsi Lampung yang belum tertagih sebesar Rp1,133 triliun dari 1.568.148 unit kendaraan bermotor yang tersebar di seluruh kab/kota se Provinsi Lampung.

Hamartoni mengatakan, potensi tersebut perlu diverifikasi guna memastikan kendaraan tersebut benar ada dan dipungut pajaknya.

Baca Juga:  Jalan Rusak di Lampung Timur Buat Ongkos Pertanian Mahal

“Pendataan secara door to door dilakukan dengan cara mendatangi langsung alamat wajib pajak untuk dilakukan pendataan dan verifikasi kemudian dilakukan pemilihan potensi pajak yang masih aktif dan tidak,” ujarnya.

Lebih lanjut Hamartoni menjelaskan, dari data yang diperoleh terdapat 3 daerah kabupaten yang memiliki tunggakan/potensi PKB terbesar di Provinsi Lampung yakni Lampung Selatan (dengan potensi PKB sebesar Rp25 milyar lebih), Lampung Tengah (sebesar Rp35 miliar lebih) dan Tulang Bawang (Rp22 Miliar lebih).

“Ketiga daerah ini akan menjadi sampel, karena secara statistic potensi penerimaan PKB nya besar,” ungkapnya.

Agar perolehan tersebut dapat tercapai, tambah Hamartoni, diperlukan kerjasama dari Pemerintah Kab/kota khususnya Bupati/Walikota untuk dapat menugaskan aparatur pemerintahannya mulai dari tingkat desa/kelurahan sebagai koordinator pendataan di lapangan.

Baca Juga:  Jalur Khusus Kereta Api Babaranjang di Lampung Rampung Tahun 2021

“Karena, pada gilirannya manfaatnya akan kita rasakan bersama melalui mekanisme dana bagi hasil untuk pemerintah kab/kota sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan di daerahnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung Piterdono, melalui Sekretaris Bapenda Rozali dalam laporannya menguntarakan jika kegiatan ini bertujuan untuk mensosialiasikan keigitan pendataan dan verifikasi potensi PKB secara door to door terutama kepada petugas pendataan yang terlibat langsung dan menjadi ujung tombak dalam kegiatan ini.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top