Iklan
Modus

Penadah Barang Curian, Mahasiswa Diamankan Polres Tulangbawang

Tekab 308 Polres Tulangbawang berhasil menangkap tiga pelaku penadah barang curian/SP

TULANGBAWANG – Tekab 308 Polres Tulangbawang berhasil menangkap SU (28), SI (23) dan IN (25), mereka merupakan pembeli barang hasil kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) alias penadah.

Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi, mengatakan, para pelaku ditangkap pada Kamis (25/10) sekira pukul 13.00 WIB, di rumahnya masing-masing.

“SU yang berprofesi swasta dan SI yang masih berstatus mahasiswa, mereka merupakan warga Kampung Gunung Batin Udik, sedangkan IN yang berprofesi wiraswasta, merupakan warga Kampung Gunung Batin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah,” tutur Zainul, Jumat (26/10).

Lanjutnya, penangkapan terhadap para pelaku berdasarkan laporan dari Nafsi Chofiya Nisa (24), yang berprofesi ibu rumah tangga (IRT), warga SPU A, Kecamatan Simpangpematang, Kabupaten Mesuji. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 672 / X / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Menggala, tanggal 10 Oktober 2018 tentang tindak pidana curas. Kerugian HP (handphone) samsung lipat warna putih, HP oppo type A3S warna merah dan uang tunai Rp6 Juta.

Baca Juga:  Peringati HUT Bhayangkara ke-73, Polres Tulangbawang Gelar Kegiatan Bakti Kesehatan

“Korban mengalami kejadian curas saat sedang melintas bersama suami dan anaknya menggunakan sepeda motor di jalan lintas timur Astra Ksetra, pada Rabu (10/10/2018) sekira pukul 18.30 WIB, dari arah Gunung Madu, Lampung Tengah menuju ke Mesuji. Tiba-tiba dari arah belakang pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor langsung menarik tas milik korban, lalu todong korban dengan menggunakan senpi (senjata api), kemudian potong tali tas dengan menggunakan gunting dan bawa kabur tas korban yang berisi HP dan uang tunai,” papar Zainul.

Berbekal laporan dari korban, anggota kami melakukan penyelidikan dimana keberadaan pelaku dan BB (barang bukti). Berkat keuletan anggota dilapangan, akhirnya BB berupa HP oppo type A3S warna merah berhasil ditemukan saat dikuasi oleh pelaku SU.

Baca Juga:  Mukhlis Basri Dituntut Minta Maaf Secara Terbuka

“Pelaku SU membeli HP tersebut dari adik kandungnya SI seharga Rp1,4 Juta, pelaku SI mendapatkan HP tersebut dengan membeli dari pelaku IN seharga Rp 1 Juta, sedangkan pelaku IN membeli HP dari pelaku AN seharga Rp700 Ribu, yang mana pelaku AN masuk DPO (daftar pencarian orang) karena melarikan diri saat petugas menangkap IN. Posisi rumah pelaku AN berada pas di samping rumah pelaku IN, kemudian para pelaku berikut BB dibawa ke Mapolres Tulangbawang,” terang Zainul.

Kasat menambahkan, adapun BB yang disita oleh petugas dari perkara ini berupa HP oppo type A3S warna merah.

“Saat ini para pelaku sudah di tahan di Mapolres Tulangbawang dan akan dijerat dengan Pasal 480 KUHPidana tentang penadahan barang hasil kejahatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun,” tutup Zainul.(SP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top