Iklan
Bandar Lampung

Pemprov Minta Perencanaan Bisa Terdokumentasi Dan Terintegrasi

Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Sub Sektor Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Rajabasa/HP

BANDAR LAMPUNG – Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis, membuka musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Sub Sektor Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Rajabasa, (3/4).

Pada kesempatan itu, Hamartoni mengingatkan pentingnya perencanaan yang terdokumentasi secara integratif, baik di daerah kabupaten/kota, Provinsi, maupun Nasional.

Menurut Hamartoni hal itu merujuk pada UU No 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional.

“Dengan terintegrasinya suatu dokumen maka tidak akan ada celah satu kabupaten yang melaksanakan secara parsial dengan Provinsi. Berbagai penyimpangan dokumen tentu akan ada sanksinya. Untuk itu, kami selalu mengingatkan setiap pihak untuk melakukan pencatatan ulang dokumen, sehingga dokumen tersebut akan menjadi terintegrasi,” jelas Hamartoni.

Baca Juga:  Perusahaan di Lampung Wajib Terapkan Upah Minimum Provinsi

Hamartoni juga menjelaskan, pertanian adalah suatu urusan wajib, dan bukanlah suatu urusan pilihan.

“Lampung memiliki potensi besar dibidang pertanian, perkebunan dan peternakan. Untuk itu pertanian haruslah menjadi suatu prioritas dan harus dilakukan dengan perencanaan yang terintegrasi,” jelasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, jelas Hamartoni, dalam sisi perekonomian Lampung sudah semakin membaik dengan rata-rata pertumbuhan diatas rata-rata nasional, yang diiringi dengan menurunnya angka kemiskinan.

“Kalau dilihat dari pencapaian di Lingkungan Provinsi Lampung, saya sangat mengapresiasi kinerja kawan-kawan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/kota. Seperti meningkatnya produksi komoditas unggulan seperti jagung dan padi, dan peningkatan dibidang holtikultura seperti industri pengalengan nanas, gula, dan home industri kopi,” ujarnya.

Baca Juga:  Halal Bihalal, Seluruh Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Kompak Tak Hadir

Pj. Sekdarpov Lampung ini juga berharap, musrenbang ini mampu memberikan sumbang saran untuk mengembangkan tanaman pangan dengan berbagai inovasi berbasis teknologi.

“Untuk itu, saya berharap musrenbang ini mampu mengidentifikasi berbagai permasalahan dan upaya pemecahannya, memanfaatkan peluang serta Iebih fokus dalam melaksanakan kegiatan sehingga dapat memberikan kontribusi dan Iebih berdaya ungkit dalam upaya menjadikan Provinsi Lampung yang maju dan sejahtera 2019,” harapnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung, Novalia, menjelaskan tujuan diadakannya Musrenbang ini adalah untuk bersama-sama  memberikan pemikiran dalam mendorong sinergi kebijakan pembangunan Daerah dan Nasional dengan berdasarkan RPJMD dan RPJMN 2015-2019.

“Selain itu, Musrenbang ini bertujuan sebagai sarana sinergi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/kota dalam rangka penyusunan RKPD 2018. Mengidentifikasi permasalahan, upaya pemecahan masalah dan program yang akan dilaksanakan, serta merumuskan program peningkatan kinerja dan kontribusi terhadap pencapaian sasaran pertanian secara nasional,” jelas Novalia.

Baca Juga:  Ketua DPRD Lampung Dinilai Berpihak

Ia menjelaskan acara Musrenbang ini akan diisi oleh pemateri dari Karo Perencanaan Kementerian Pertanian RI, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung, serta Bappeda Provinsi Lampung.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top