Daerah

Pemprov Lampung Urus Lelang Proyek Barang dan Jasa Tulangbawang

Proyek Barang dan Jasa/Ilustrasi

TULANGBAWANG – Bupati Tulangbawang Winarti, menyatakan seluruh proses lelang pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari alokasi APBD maupun APBN tahun anggaran 2019, tetap berjalan meskipun prosesnya dilakukan Pemprov Lampung.

Hal ini disebabkan adanya berbagai ganguan pada sistem LPSE maupun berkurangnya minat rekanan sehingga  proses lelang pengadaan barang dan jasa gagal dilaksanakan.

Sehingga mengharuskan LPSE Pemkab Tulangbawang atas saran LKPP mengambil keputusan  untuk melakukan agensi dengan LPSE Pemprov Lampung.

“Itu dilakukan sebagai upaya agar seluruh proses lelang pengadaan barang dan jasa, APBD maupun apbn melalui sistem elektronik dapat terlaksana dengan baik,” jelas Winarti, Selasa (23/7).

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Tulangbawang, Nanan Wisnaga, menjelaskan  pengalihan ini sudah sesuai aturan  dan saran LKPP maupun KPK.

Baca Juga:  Festival Kopi Lampung Barat 2018 Ajang Promosi Kopi Robusta Lampung

“Bahwa seluruh proses lelang pengadaan barang dan jasa mendapat kendala, maka pemkab bisa melakukan agensi dengan LPSE terdekat yang  masuk pengawasan atau jaminan LKPP maupun KPK,” tukasnya.

Untuk itu pihaknya memastikan seluruh proses akan terus dijalankan secara optimal, walaupun seluruh proses lelang melalui LPSE Provinsi Lampung.

Namun pokja pelaksana kegiatan lelang tetap dilaksanakan atau dikerjakan oleh SDM asal Pemkab Tulangbawang.(MR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top