Ekonomi

Pemprov Lampung Tindaklanjuti Pembangunan KA Bandara Radin Inten II

Rapat koordinasi pembangunan kereta api (KA) Bandara Internasional Raden Intan II Lampung bersama PT Kereta Api Indonesia, Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Balai Teknik Perkeretaapian, dan dinas/instansi terkait, di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Provinsi Lampung/LS

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi pembangunan kereta api (KA) Bandara Internasional Raden Intan II Lampung bersama PT Kereta Api Indonesia, Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Balai Teknik Perkeretaapian, dan dinas/instansi terkait, di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Senin (15/3).

Rapat ini untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo mengenai moda transportasi KA bandara yang terintegrasi dengan Bandara Internasional Radin Inten II.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat saat memimpin Rapat menyampaikan pembangunan KA Bandara ini juga merupakan tindak lanjut perintah Presiden Jokowi saat peresmian jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni–Terbanggi Besar pada 8 Maret 2019.

Baca Juga:  Pemprov Gelar Pentas Seni Amal Musisi Lampung untuk Korban Tsunami

Saat itu, Presiden secara langsung meminta persiapan moda angkutan yang terintegrasi untuk menunjang Bandara Internasional Radin Inten II.

“Hari kita mulai membahas kajiannya. Sebenarnya desain KA Bandara ini sudah ada beserta sky bridge. Namun untuk realisasi masih dibutuhkan kajian–kajian lebih lanjut dengan semua stakeholder,” kata Taufik.

Senada dengan itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel, Sugiyanto, mengungkapkan pembangunan KA Bandara akan memanfaatkan track yang tersedia.

Sedangkan lokasi stasiun dibangun di seberang Bandara yang akan dihubungkan dengan sky bridge sebagai akses dari dan ke Bandara.

“Meskipun kita memiliki detail engineering design sejak tahun 2016, untuk mewujudkan KA Bandara masih dibutuhkan kajian lanjutan terkait sarana dan prasarana. Operasionalnya disesuaikan dengan perkembangan transportasi dan kondisi saat ini,” kata Sugiyanto.

Baca Juga:  PDAM Way Rilau Percepat Mega Proyek SPAM Senilai 1 Triliun

Dia juga menjelaskan tahapan yang perlu disegerakan terlebih dahulu sebelum pembangunan stasiun KA Bandara adalah pembebasan lahan oleh PT KAI.

Dalam rakor kali ini juga menghadirkan Dwi Herianto dari team leader PT Aria Graha yang memaparkan rancangan Stasiun Bandara. Desainnya bernuansa budaya lokal yang senada dengan Bandara.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top