Iklan
Bandar Lampung

Pemprov Lampung Didesak Bantu Reni Desmiria

Ratusan massa dari Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM), saat berorasi di gedung DPRD Lampung/BM/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Ratusan massa dari Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM), sambangi gedung DPRD Lampung. Massa menuntut perusahaan mencabut tuntutan dan membebaskan aktivis buruh PT Bumi Menara Internusa (BMI) atas nama Reni Desmiria, Kamis (4/7).

Mereka juga meminta intervensi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk membebaskan Reni Desmiria dari Lapas (Lembaga Permasyarakatan) Kalianda, Lampung Selatan, setelah ditahan atas dugaan pemalsuan ijazah.

Presiden FSBMM, Dwi Haryoto, menyebut, permasalahan di PT BMI sangat pelik. Dalam operasionalnya mengunakan 1500 pekerja dengan status buruh harian lepas dan borongan. Dan hanya sedikit pekerja yang berstatus karyawan tetap.

Baca Juga:  Basarnas Lampung Siagakan 5 Posko SAR Khusus Lebaran

“Dari permasalahan ini, tidak semua pekerja dilindungi BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan,” kata Dwi Hartoyo.

Lanjut dia, permasalahan THR atau tunjangan hari raya, juga menjadi persoalan di internal perusahaan. Karena secara kewajiban perusahaan tidak membayarkan kepada pekerja, hingga ketika ada buruh yang menyuarakan terjadi kriminalisasi dan pemberangusan.

Atas dasar ini, FSBMM PT BMI, menuntut agar perusahaan mencabut gugatan dan membebaskan rekannya serta tidak ada pemberangusan serikat pekerja PT BMI.

Tuntutan lainnya, agar perusahaan mengangkat seluruh pekerja buruh untuk menjadi karyawan tetap. Selain itu perusahaan diharapkan mendaftarkan seluruh pekerjanya menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan serta membayarkan THR setiap tahunnya.(BM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top