Bandar Lampung

Pemprov Atur Strategi Hadapi Ramadan

Ekspose kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung menghadapi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439H.

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung terus meningkatkan sinergi, koordinasi dan kerjasama antar Pemerintah Daerah, TNI/Polri dan stakeholder untuk menghadapi berbagai situasi dan kondisi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439H.

Salah satunya melalui ekspose kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung menghadapi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439H, di Balai Keratun Lt. III Pemprov Lampung, Selasa (8/5).

“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, di antaranya pengamanan jalan raya dan penegakan hukum, ketersediaan angkutan lebaran, kondisi jalan dan transportasi,” jelas Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Hery Suliyanto saat membuka rapat tersebut.

Hery menjelaskan rapat ini dalam rangka kesiapan menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Kesiapan tersebut menyangkut langkah-langkah antisipasi menghadapi berbagai situasi dan kondisi baik di bidang keamanan, angkutan lebaran, infrastruktur jalan dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan Gas Elpiji.

“Saya berharap berbagai antisipasi dan kesiapan mampu berjalan baik untuk menghadapi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439H. Untuk itu, perlu meningkatkan sinergi, koordinasi dan kerjasama antar Pemerintah Daerah, TNI/Polri dan stakeholder,” harap Hery.

Sementara itu, terkait operasi angkutan lebaran 1439H, Kadis Perhubungan Provinsi Lampung Qodratul Ikhwan menjelaskan secara umum pelaksanaan lebaran Idul Fitri 2017 berjalan lancar dan kecelakaan relatif mengalami penurunan. Diharapklan dengan kondisi itu pemudik merasakan aman dan nyaman untuk melakukan mudik.

Baca Juga:  Susul Sistem Online, Gubernur Ridho Minta Setiap Daerah Percepat Menyusun RDTR

“Untuk Terminal Rajabasa puncaknya berada pada H-2 dan kereta api puncaknya pada H-1,” jelasnya.

Adapun antisipasi yang perlu dilakukan untuk menghadapi lebaran 1439 H, jelas Qodratul, yakni memfokuskan optimalisasi fungsi terminal, penyediaan “rest area” di jalur lintas sumatera (jalinsum), memprioritaskan angkutan penumpang umum dalam pengaturan dilapangan, dan Penanganan di titik-titik kemacatan.

“Juga dengan melakukan penyediaan sarana informasi mudik lebaran, pengawasan keselamatan angkutan sungai danau penyeberangan, dan pembatasan operasional angkutan barang, serta penyiapan mobil derek,” jelas Qodratul.

Ia menerangkan pihaknya telah menyiapkan damri sebanyak 72 bus terdiri dari 34 bus (24-30 set), 30 bus (40-45 set), dan 8 bus (50-60 set), serta terdapat cadangan trans lampung 20 unit dan damri 10 unit.

“Selain bus, kami juga telah mempersiapkan penerbangan reguler sejumlah 37X per hari. Tentunya kami juga telah mempersiapkan pengamanan terkait angkutan penyeberangan dan angkutan perkeretaapian Lampung, serta memanfaatkan jalan tol untuk mendukung angkutan lebaran 1439H,” kata Qodratul.

Kadis Perhubungan ini berharap operasi angkutan lebaran tahun ini lebih dari dari tahun sebelumnya.

Ia menginformasikan terdapat 9 daerah rawan macet yakni Pasar Unit II, Pasar Bukit Kemuning, Pasar Bandarjaya, Pasar Talang Padang, Pasar Pringsewu, Pasar Gadingrejo, Pasar Natar, THR Pasir Putih dan Pelabuhan Bakauheni.

Baca Juga:  SMP Negeri di Bandar Lampung Tak Mampu Tampung Seluruh Lulusan SD  

Sedangkan terkait pengamanan dan pengawasan di Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Kabagbinlatops Roops Polda Lampung AKBP Agus Sudarno menjelaskan pihaknya akan melakukan berbagai pengamanan dan pengawasan menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul fitri.

“Kami akan menggelar operasi ketupat krakatau 2018 dengan melibatkan 4.480 Pers untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri. Kami akan berupaya mengamankan Idul Fitri 1439H, dengan mengamankan jalur lintas tengah, barat dan timur. Selain itu, pihak kami akan melakukan pengamanan di Jalan Tol Trans Sumatera,” jelas Agus.

Ia menjelaskan pihaknya akan mengamankan jalur kereta api, Terminal Rajabasa, Pelabuhan Bakauheni, dan tempat-tempat beribadah.

“Insya allah situasi pelabuhan bakauheni relatif lancar, terlebih dengan adanya tujuh dermaga. Sehingga mampu mengcover arus mudik dan arus balik. selain itu, kami akan memasang CCTV dibeberapa tempat untuk memantau lokasi yang dinilai rawan,” jelasnya.

Dalam rapat itu, Sales Executif retail Pertamina RM. Januar menjelaskan suplai stok BBM aman untuk menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439H.

“Saat ini ketahanan stok per 7 Mei 2018, solar memiliki stok 11.414 KL, pertamax 4.603 KL, premium 18.451 KL, pertalite (In-line blending) dan dex 1.196 KL. Dan diprediksikan realisasi BBM lebaran 2018, pertamax akan meningkat sekitar 35%, premium meningkat sekitar 1%, pertalite meningkat sekitar 19%, dex meningkat sekitar 42%, dexlite meningkat 12% dan solar/bio menurun sekitar 13%. Insya allah ketersediaan stok BBM tersebut aman untuk menghadapi Lebaran Idul Fitri 1439H,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Pantau dan Evaluasi Kebijakan Nawacita di Lampung

Untuk mengantisipasi arus mudik/balik lebaran 2018, jelas Januar pihaknya akan menyediakan dex kemasan di SPBU jalur lintas utama, menyediakan total 5 kiosK di jalur tol dan bakauheni, penambahan awak mobil tangki, memberikan pelayanan terbaik, penambahan 10 unit mobil tangki, menyediakan 4 SPBU kantong.

Dalam rangka menjaga keterjangkauan harga menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439H,  Pemerintah Provinsi Lampung akan mengadakan pasar murah. Pada 9 Mei 2018 besok, melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung pasar murah diadakan di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.(LS/DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top