Iklan
Pendidikan

Pemkab Pesawaran Diminta Tak Lepas Tangan Bantu Pembangunan Sekolah

Rapat komite beserta wali murid, di Aula SMAN 1 Gedongtataan/MH/Suluh

GEDONGTATAAN – Salah satu komite SMAN 1 Gedongtataan, Mualim Taher, berharap pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran, untuk peduli membantu pembangunan maupun sarana dan prasarana di sekolah setempat.

“Selama ini pemerintah daerah terkesan tidak peduli terhadap SMAN 1 Gedongtataan, jadi saya berharap pemkab melalui dinas pendidikan agar membantu fasilitas sarana dan prasarana di sekolah ini,” ungkapnya, setelah selesai rapat komite beserta wali murid, di Aula SMAN 1 Gedongtataan, Selasa (2/10).

Dia menyebutkan, jangan jadi alasan kalau SMA saat ini sudah bernaung di provinsi, sehingga Pemkab Pesawaran terkesan lepas tangan.

“Yang bersekolah disinikan anak-anak kita semua, warga Pesawaran, padahal kontribusinya siswa-siswi ini jelas, kalau ada kegiatan 17 Agustus di panggil untuk Paskibraka maupun hari besar lainnya, ini saja saya lihat peralatan drum band sudah mulai rusak,” tegasnya.

Baca Juga:  Terindikasi Narkoba, Pol PP Pesawaran Terancam Putus Kontrak

“Seharusnya ada bantuan dari pemkab walaupun itu tidak berupa dana, setidaknya sarana dan prasarana. Jadi biaya SPP murid bisa diturunkan sehingga lebih meringankan wali murid,” tambah Mualim Taher, yang juga salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Gedongtataan, Dra Mey Sriyani, mengatakan, sekolah tersebut pada tahun ajaran 2017-2018, sebanyak 85 siswa berhasil masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa melalui tes.

“Para siswa yang dinyatakan lolos masuk PTN melalui jalur undangan ini, hanya dengan melihat prestasi belajar siswa bersangkutan sejak belajar di SMA Negeri 1 Gedongtataan,” jelasnya.

Bukan hanya yang lolos melalui jalur undangan saja, SMAN 1 Gedongtataan juga menyumbangkan 120 lulusannya, yang masuk PTN melalui jalur seleksi tertulis.

Baca Juga:  Sistem Kearsipan Tunjang Tata Kelola Pemkab Pesawaran

“Alhamdulillah, di SBMPTN juga anak didik kita masuk sampai 120 siswa, dan juga ada dua siswa kita yang di terima di ikatan dinas,” sebutnya.

“Kami dari pihak sekolah, selalu memfasilitasi anak-anak kami yang ingin mendaftar ke perguruan tinggi negeri baik melalui SNMPTN ataupun jalur SBMPTN,” tandasnya.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top