Iklan
Daerah

Pemkab Lambar Bakal Perluas Perda Kawasan Tanpa Rokok

Pertemuan Kawasan Tanpa Rokok Kabupaten Lampung Barat/FB/Suluh

LAMPUNG BARAT – Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Akmal Abdul Nasir, membuka secara resmi pertemuan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), yang di gelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lambar, di Ruang Rapat Kenghatun BPKAD, Selasa (23/10).

Akmal, menyampaikan bahwa penetapan KTR ini merupakan program nasional yang telah ditindaklanjuti di Kabupaten Lambar dengan membuat regulasi berupa peraturan bupati (perbup).

“Program nasional ini harus kita implementasikan sampai ke desa. Karena itu, daerah telah membuat regulasi pelaksanaan KTR beserta sanksinya agar program ini bisa berjalan dengan baik. Kita harap unsur kepala SKPK dan seluruh lembaga lainnya yang ada di  Lambar sudah dapat mulai menetapkan KTR di instansi masing-masing,” pintanya.

Baca Juga:  Bupati Lampung Barat Dukung Kawasan Tanpa Asap Rokok

Lanjutnya, di Kabupaten Lambar, pelaksanaan KTR sudah dimulai pada tahun 2013 dengan terbitnya Perda No. 15 tahun 2013, tentang ketertiban umum, Perbup no.14 tahun 2014, tentang kawasan tanpa rokok dan di tahun 2017 ini Pemkab Lambar mengesahkan perda no.1 tahun 2017, tentang kawasan tanpa rokok.

Dari 9 KTR dalam Perda No. 1 Tahun 2017, yaitu fasilitas pelayanan kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat sarana olahraga, tempat kerja, tempat umum serta lainnya.

“Dari kesembilan KTR tersebut yang sudah berjalan 100% di tahun 2017 adalah fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar dan tempat kerja. Dan untuk tahun 2018 ini kawasan angkutan umum diharapkan dapat 100 % tidak ada lagi yang merokok di dalam angkutan umum,” imbuhnya.

Baca Juga:  Lestarikan Budaya, Parosil Gelar Himpun Adat

Pasalnya, Lambar berkomitmen terhadap perda KTR, dan telah mendapatkan penghargaan di tahun 2017 yakni penghargaan “Pastika Parahita” yang diberikan karena kontribusinya terhadap pengendalian konsumsi tembakau serta memiliki perda KTR meski belum implementasi di minimal 50% sekolah.(FB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top