Iklan
Modus

Pemenang Lelang Tender Randis Lampung Timur Diduga Telah Diatur

Randis Lampung Timur/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Proyek pengadaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur, di tahun anggaran 2016 lalu, terindikasi terdapat pengaturan di dalam proses pelelangannya yang diduga telah adanya arahan tertentu untuk penunjukan rekanan dari proyek tersebut.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung bersama dengan KPK, pada Kamis kemarin telah mengadakan gelar perkara terkait lelang proyek pengadaan kendaraan dinas bupati dan wakil bupati Lampung Timur, dengan menggunakan APBD sebesar Rp2,6 miliar.

Dari hasil gelar perkara tersebut, terdapat dua aspek yang menjadi sorotan dari kasus ini, yang pertama tentang adanya indikasi terkait arahan tertentu untuk memenangkan salah satu rekanan proyek pengadaan randis.

Baca Juga:  Selain Sampah, Ada Dua Granat Aktif di TPA Bakung

Kedua yakni nantinya akan dilibatkan akuntan publik untuk mendalami kemana aliran dana itu tertuju.

Aspidsus Kejati Lampung, Andi Suharlis, bahwa mereka masih akan mendalami adanya motif dari penunjukan pemenang lelang tersebut yang diduga terdapat suap fee dari pengadaan randis Bupati Kabupaten Lampung Timur.

Diketahui sebelumnya, kasus yang kini dalam tahap penyidikan Kejati Lampung ini, telah diserahkan penghitungan kerugian negara kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Namun, hasil yang ditunggu tak kunjung pula terlihat yang tentutnya turut menghambat proses penetapan tersangka oleh pihak Kejaksaan Lampung.

Kedepannya kendaraan dinas yang diperuntukan untuk bupati dan wakil bupati Lampung Timur tersebut akan dilihat kembali kelayakannya, apakah spesifikasi dari kendaraan tersebut sesuai dengan peruntukannya yang dijadikan sebagai sarana akomodasi para pemimpin di Kabupaten Lampung Timur tersebut.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top