Iklan
Modus

Pemda Lampung Kembalikan Penerimaan Gula Pasir 1 Ton

Juru Bicara KPK Febri Diansyah/Net

BANDAR LAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti tindak tanduk dari salah satu pemerintah daerah (pemda) di Provinsi Lampung.

Itu dilakukan karena pemda tersebut “bandel” menerima 1 ton gula pasir dari perusahaan yang mana itu termasuk dalam gratifikasi.

KPK pun menyarankan agar pemda tersebut mengembalikan penerimaan tersebut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, bahwa saran dari KPK telah dilaksanakan pemda tersebut. 1 ton gula pasir yang diterima telah dikembalikan kepada pemberi.

“1 ton gula pasir, sudah dikembalikan ke pihak pemberi,” kata Febri Diansyah, Minggu (2/6).

KPK menegaskan, hal tersebut tidak sepatutnya dilakukan. Karena sebelumnya, KPK telah mengeluarkan imbauan yang dituangkan dalam Surat Edaran (SE) KPK No. B/3956/GTF.00.02/01-13/05/2019 tanggal 8 Mei 2019 tentang Imbauan Pencegahan Gratifikasi terkait Hari Raya Keagamaan yang ditujukan kepada Pimpinan instansi/kementerian/lembaga/organisasi/pemerintah daerah/BUMN/BUMD.

Baca Juga:  Tertangkap Basah, Bakso Sony dan RM Puti Minang Matikan Alat Tapping Box

“KPK menyarankan agar gula tersebut dikembalikan ke pemberi. Agar jadi pembelajaran kedepan, supaya tidak memberikan hal serupa pada unsur penyelenggaraan negara di daerah ataupun pusat,” ungkap Febri.

Febri Diansyah sebelumnya menyampaikan bahwa KPK tidak dapat memaparkan identitas pemberi dan penerima 1 ton gula pasir tersebut.

Febri menegaskan, bahwa KPK memiliki bukti kuat dari penerimaan gula pasir tersebut. KPK juga memiliki tanda terima yang dilakukan pemda tersebut setelah mengembalikan gula pasir itu.

“Sudah dikembalikan dan ada tanda terimanya (pengembalian gula pasir ke pemberi),” terang Febri.

Per 31 Mei 2019, KPK menerima 63 jenis pelaporan gratifikasi selama bulan Ramadhan. Gula pasir 1 ton termasuk di dalamnya.

Baca Juga:  Fahmi Atlit Binaragawan Disabilitas Asal Lampung Butuh Dukungan

Bentuk penerimaan gratifikasi lain yang dilaporkan di antaranya berupa parcel kue lebaran, karangan bunga, bahan makanan dan uang dengan nilai mulai dari Rp50 ribu hingga Rp4 juta. Ada juga penerimaan gratifikasi dalam bentuk uang sebesar SGD1.000. Sehingga total nilai 63 laporan tersebut senilai total Rp47.268.400 dan SGD 1.000. Dengan rincian, uang senilai Rp12.050.000 dan SGD 1.000 ; makanan dan bahan makanan senilai Rp24.029.400 ; barang senilai Rp11.189.000.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top