Iklan
Modus

Pembunuhan Yogi Andika, Mantan Ajudan Bupati Lampura Terancam Bui 7 Tahun

Hartati Fitria, ibu almarhum Yogi Andika/Net

BANDAR LAMPUNG – Perkara pembunuhan sopir kendaraan pengawal pribadi Bupati Lampung Utara, akhirnya digelar pada Rabu (3/7), atas nama terdakwa Moulan Irwansyah Putra, dengan agenda sidang pembacaan dakwaan oleh jaksa.

Moulan Irwansyah Putra, hanya bisa terdiam dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang, mendengarkan dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Sabi’in untuk dirinya.

Pria yang bekerja sebagai ajudan Bupati Lampung Utara ini, didakwa oleh jaksa telah melakukan penganiayaan secara bersama-sama dengan dua terdakwa lainnya, dengan perencanaan dan mengakibatkan luka berat hingga mengakibatkan kematian terhadap korban Yogi Andhika.

Perbuatannya tersebut dipicu lantaran kesal karena korban yang diduga membawa kabur uang titipan adik sang bupati sebesar Rp25 juta, yang seharusnya diserahkan oleh korban kepada  ibu kandung bupati di daerah Ketapang.

Baca Juga:  Terdakwa Bom Transmart Lampung Dijerat UU Berlapis

Lantaran penganiayaan yang dilakukan oleh para terdakwa yang dilakukan sebanyak dua kali, korban Yogi Andhika harus mengalami luka parah dan menghembuskan nafas terakhir di ruang ICU Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Bandar Lampung.

“Mendakwa  Moulan Irwansyah Putra, dengan pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP dan pasal 353 ayat 3 KUHP, junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,” kata Jaksa Sabi’in.

Sidang lanjutan dari perkara ini akan digelar pada pekan depan, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top