Iklan
Modus

Pembunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Jiwa

Agus Wulansah (25), pelaku pembunuh Ibu kandungnya sendiri/LS/Ist

BANDAR LAMPUNG – Agus Wulansah (25), pelaku pembunuh Ibu kandungnya sendiri, dinyatakan mengalami gangguan jiwa.

Hal tersebut dikatakan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono, di ruang kerjanya, Rabu (28/3).

“Dari hasil tes kejiwaan yang dilakukan oleh rumah sakit jiwa (RSJ), Agus dinyatakan mengalami gangguan jiwa,” katanya.

Lanjutnya, Agus perlu penanganan secara instensif di RSJ,  namun berkas kasusnya akan tetap di ajukan ke pengadilan.

“Dia harus di rawat di rumah sakit, harus minum obat yang disarankan oleh dokter kejiwaan. Berkas hasil tes kejiwaan kita lampirkan ke  pengadilan, nanti pihak pengadilan yang menentukan,” jelasnya.

Baca Juga:  Juan Albi Pratama, Persembahkan Kemenangan untuk Ayah & Bunda di Kejuaraan Bulutangkis Cup II

Sebelumnya Agus mengakhiri hidup nyawa manusia yang melahirkannya pada, Kamis (1/3) lalu, dikediaman mereka di perumahan Griya Rubi Blok B10 di Sukadanaham, Tanjung Karang Barat, sekitar pukul 20.30 WIB.

Menggunakan sebilah golok, dirinya secara membabi buta menyerang korban hingga korban tersungkur dengan kondisi luka ditangan dan leher yang nyaris putus.

Selain sadar dengan perbuatan, Agus mengaku sakit hati lantaran korban diketahui telah melakukan perselingkuhan. Namun tetap membantah omongannya yang menganjurkan untuk tidak melakukan perbuatannya itu (selingkuh).

“Saya tidak menyesal, saya sakit hati, dia itu tukang selingkuh”,ungkapnya tegas.

“Saya bilangin dia ngeyel, dia juga sering menghina saya kalau lagi ibadah. Saya sakit hati, lalu saya bunuh dia pakai golok yang ada di rumah,” tambah Agus.

Baca Juga:  Polresta Bandar Lampung Sita Ribuan Botol Miras Tanpa Izin Edar

Selama pelarian, Agus mengaku kerap dihantui oleh arwah sang ibu.

“Saya kabur ke Natar, namun karena khodam ibu saya lebih besar, saya kerap dihantui oleh arwahnya (ibu),” pungkasnya.(RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top