Modus

Pembobol Asrama Akbid Alifa Pringsewu Masuk Bui

Tersangka Wawan Hermawan, 42 tahun, sepesialis pembobol asrama mahasiswa Akademik Kebidanan Alifa Pringsewu/DI

PRINGSEWU – Penyesalan itu datangnya selalu diakhiri pengakuan, faktor ekonomi selalu menjadi alasan untuk kebutuhan gaya hidup sehari-hari.

Pengakuan tersebut datang dari seoroang tersangka Wawan Hermawan, 42 tahun,  sepesialis pembobol asrama mahasiswa Akademik Kebidanan Alifa Pringsewu.

Akibat tindak tanduknya dalam melakukan pembobolan asrama dan satu sekolah mengah kejuran di Pringsewu, tersangka berhasil diamankan oleh Tim Gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus dan Polsek Pringsewu Kota.

Keseharian tersangka sebagai supir colt diesel memiliki panggilan Wawan alias Pacol Goang, merupakan warga Lingkungan 1 Kelurahan Pringsewu Utara Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu.

Dari tangan tersangka pelaku pembobolan, turut diamankan buah linggis ukuran sekira 50 cm, 1 unit handphone Nokia Type 130 berikut kotaknya, 3 helai pakain dan 1 powerbank merk Samsung.

Polisi berhasil mengungkap 2 (dua) kejahatan lain yang dilakukannya, Yakni, menurut pengakuan pelaku, dirinya di Bulan Januari 2019 telah melakukan pembobolan SMK Karya Bhakti Pringsewu.

Kemudian, tidak berhenti disitu saja, Wawan juga melakukan pembobolan di Asrama Akbid Alifa Pringsewu Pekon Sidoharjo Kecamatan Pringsewu.

Baca Juga:  2 Pelaku Pencurian dan Pengeroyokan Diamankan Polsek Seputih Mataram

Waktu itu, melakukan aksi kejahatannya dilakukan pada Bulan Mei 2019. Pelaku, berhasil mencuri 1 unit mesin alat pemotong rumput warna orange merk STHIL dan uang tunai sebesar Rp. 3 Juta.

Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, SH Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM. Dalam Pres Releasenya mengungkapkan, tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban Ryen Nawang Octis Mabellanti (23) salah satu penghuni Asrama beralamat Pekon Gisting Atas Kecamatan Gisting, Tanggamus tanggal 19 April 2019.

“Berdasarkan penyelidikan tersebut, tim gabungan berhasil menangkap tersangka saat berada di rumahnya, kemarin Senin (24/6) pukul 16.30 Wib,” ungkap AKP Edi Qorinas dalam keterangannya Selasa (25/6).

AKP Edi Qorinas menjelaskan, modus operandi tersangka melakukan kejahatan tersebut pada Jumat (19/4) pukul 21.00 Wib dengan masuk ke dalam komplek Asrama Kampus Akbid Alifa dengan cara memanjat pagar asrama yang diteralis, kemudian pelaku masuk ke dalam kamar asrama dengan mencongkel pintu menggunakan sebuah linggis kemudian masuk ke dalam asrama dan mengambil barang-barang milik korban.

Baca Juga:  Simpan Sabu di Kendaraan, Pria Pengangguran Diciduk Tim Gagak Hitam Polres Tuba

“Saat kejadian, pada saat itu asrama sedang dalam keadaan kosong karena korban sedang berlibur,” jelasnya.

Lanjutnya, barang-barang berharga milik korban yang diambil tersangka berupa 1 unit HP merk Nokia tipe 130 warna merah, 1 unit Laptop merk Asus warna hitam, 1 unit laptop merk Toshiba warna Putih, 1 unit Notebook merk Accer warna biru , 1 buah celengan berisi uang tunai sekira Rp900 ribu dan 1 powerbank merk Samsung warna hitam.

“Dalam pengungkapan laporan tanggal 19 April 2019 tersebut, berhasil diamankan 2 barang bukti. Sementara Laptop dan Notebook yang telah dijual tersangka masih dalam pencarian dan ditetapkan DPB,” terangnya.

Atas kejahatannya tersebut, tersangka akan di jerat 3 perkara berbeda sesuai masing-masing laporan yang telah masuk ke Polsek Pringsewu Kota.

“Sementara, dalam perkara tersebut masing-masing kasus Curat tersangka dapat terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.

Tersangka dalam keterangannya mengakui semua perbuatannya melakukan pencurian selalu seorang diri, sejak Januari hingga April 2019 di 3 TKP meliputi 2 asrama Akbid Alifa dan SMK Karya Bhakti.

Baca Juga:  Polsek Talang Padang Amankan Belasan Botol Miras

Ia juga mengaku 3 laptop hasil kejahatannya telah dijual, dimana hasil penjualan mendapatkan Rp. 2 juta ditambah uang tunai yang dicuri tersebut sebanyak Rp2 juta telah habis dipergunakan untuk kebutuhan sehari-harinya.

Setelah ditangkap, pria yang sehari-hari sopir truck colt diesel itu mengaku menyesal dan akan mempertanggungjawankan perbuatannya dihadapan hukum.

“Sejak Januari 2019, sudah 3 kali pak. Hasilnya dapet 4 jutaan, uangnya sudah habis di pakai sehari-hari. Sekarang saya menyesal,” ucap pria dua anak tersebut.(DI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top