Daerah

Pembangunan Talud di Kecamatan Semaka Dicibir Warga

Pembangunan Talud penahan jalan membuat masyarakat Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka, Tanggamus/SB

TANGGAMUS – Pembangunan Talud penahan jalan membuat masyarakat Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka, Tanggamus mengeluh. Pasalnya, pengerjaan di nilai tidak sesuai dengan material yang sudah ditentukan oleh tenaga ahli pembangunan.

Menurut Trias Andika, salah satu warga yang juga tokoh pemuda setempat, mengaku, telah melihat secara langsung pelaksanaan pembangunan pembuatan talud sepanjang 600 meter guna penahan jalan di pekon Sukaraja. Bahkan, pihaknya langsung membuat dokumentasi berupa rekaman video.

Dalam rekaman video berdurasi 49 detik tersebut, pengerjaan pembangunan terkesan asal jadi. Bahkan sangat mudah hancur.

Menurut Andika, pembangunan talud ini juga menggunakan batu bulat bukan batu belah.

Baca Juga:  Buruh Tegaskan Penolakan Revisi UU Ketenagakerjaan

“Setahu saya kalau buat talud harus pake batu belah. Kalau melihat pembangunan di daerah lain,” ungkapnya, Minggu (12/8).

Dirinya mengaku, sangat kecewa kalau dana yang begitu besar dari pemerintah pusat, hanya dijadikan ajang mainan.

“Dana  ini bukan menggunakan dana pribadi, tapi dari uang seluruh rakyat indonesia,” tegas mahasiswa UIN Bandar Lampung ini.

“Saya harap kepada penegak hukum Kabupaten Tanggamus, agar mengusut permasalahan ini biar  segera ditindaklanjuti. Ini juga supaya para koruptor ditindak tegas,” tutupnya.

Sementara Kepala Pekon Sukaraja, ketika dimintai konfirmasi melalui via telepon belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Nanti yah, saya masih di jalan,” ujarnya singkat.(SB/CD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top