Bandar Lampung

PEMATANK Ajak Publik Perhatikan Sidang Terdakwa Saling Bersaksi dan Auditor BPK Pusat

PEMATANK Ajak Publik Perhatikan Sidang Terdakwa Saling Bersaksi dan Auditor BPK Pusat
PEMATANK Ajak Publik Perhatikan Sidang Terdakwa Saling Bersaksi dan Auditor BPK Pusat

Suadi Romli. Foto: Dokumen pribadi.

Suluh.co – DPD Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan [PEMATANK] Lampung mengajak dan mengimbau agar publik untuk melihat dan konsentrasi atas proses persidangan perkara korupsi yang libatkan PT Topcars Indonesia di PN Tipikor Tanjungkarang.

Agenda persidangan lanjutan untuk perkara ini nantinya akan masuk pada tahapan; para terdakwa saling bersaksi; dan memeriksa auditor BPK Pusat.

Ketua DPD PEMATANK Lampung Suadi Romli menyebut kenapa publik harus diajaknya memberi perhatian untuk persidangan itu.

“Pertama itu kan, pada sidang terdakwa saling bersaksi sangat penting dan potensi untuk mengetahui siapa yang harusnya bertanggungjawab atas peristiwa korupsi ini. Itu pertama, yang kedua ada teknik konfrontir yang menjadi metode dan dimunculkan oleh hakim dan pihak terkait dalam persidangan,” ujar Romli kepada reporter Suluh.co, Sabtu, 30 Januari 2021.

Baca Juga:  Majelis Taklim Al-Nahdlah Rayakan Idul Adha Hari Ini

“Soal BPK Pusat itu, publik menantikan kehadirannya. Karena supaya jelas, yang mana sebenarnya audit yang benar-benar tepat. Kan ini ada 2 akuntan yang secara institusi dan profesi sama tapi cara hitungnya berbeda. Inti dari persidangan ini diharapkan dapat membuka pandangan publik bagaimana sebenarnya pengadaan mobil dinas pejabat yang sesuai aturan,” jelas Romli.

Kepada reporter Suluh.co, ia berharap dan mendukung sikap dari majelis hakim yang ingin menerbitkan surat penetapan yang dimaksudkan untuk memanggil auditor BPK Pusat ke pengadilan.

“Tentu sikap ini kita dukung lah. Dan kita harap hakim pun benar-benar maksimal, begitu juga pihak terkait agar memperjelas perkara ini dari sisi audit keuangan. Nah, kita juga ingin sampaikan, agar BPK Pusat juga memberikan sikap yang sama. Karena ini soal korupsi, harus sinergi. Jangan sampai nanti tidak hadir. Kalau pun tidak hadir, ya segera terapkan mekanisme pemanggilan paksa,” tuturnya.

Baca Juga:  Sangkaan Korupsi Pajak MBLB Rp2 M Ditengarai Atas Perintah Elite di BPPRD Lamsel

Diketahui, korupsi yang melibatkan PT Topcars Indonesia ini menurut jaksa sebagai penyidik dari Kejaksaan Tinggi Lampung telah mengakibatkan negara merugi Rp686 juta lebih.

Sebab, PT Topcars Indonesia harusnya tidak dapat memenangi pengadaan mobil dinas Toyota Land Cruiser Prado dan Toyota New Harrier karena PT Topcars Indonesia hanyalah show room bukan penyedia dari mobil import tersebut.

Pengadaan mobil itu diketahui dilakukan oleh BP2KAD Lampung Timur yang dipimpin oleh Senen Mustakim, yang kini menjadi Kepala BPSDM Pemprov Lampung menggunakan anggaran pada Tahun Anggaran 2016.

Mobil mewah itu kemudian diketahui juga digunakan oleh Bupati dan Wakil Bupati. Saat itu, bupati dijabat oleh Chusnunia Chalim yang kini menjadi Wakil Gubernur Lampung, dan Zaiful Bukhori yang kala itu menjabat wakil bupati.

Baca Juga:  KPK & KKP Gelar Konsultasi Zonasi Selat Sunda¬†

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top