Daerah

Pelantikan DPP Pejuang Bravo-5, Fachrul: Jaga Toleransi dan Kerukunan Beragama di Indonesia

SAH! — Pengurus DPP Pejuang Bravo-5 2019-2024, termasuk Kabid Ekonomi Andi Desfiandi (asal Lampung) usai dilantik dalam deklarasi ormas itu, di Jakarta, Sabtu (1/2/2020). | Bravo-5

JAKARTA — Bravo-5, salah satu dari organ relawan militan pendukung pemerintahan Presiden RI 2019-2024 Ir H Joko Widodo (Jokowi) – Wakil Presiden Prof Dr (HC) KH Ma’ruf Amin, akhirnya resmi bertransformasi menjadi organisasi sosial kemasyarakatan (Ormas) berbadan hukum.

Setelah sempat dua kali ganti nama barunya –Perhimpunan, lalu Persaudaraan, sesuai koordinasi dari Kementerian Hukum dan HAM RI akhirnya nama Pejuang Bravo-5, disingkat PBL, menjadi nama terpilih.

Seremoni Deklarasi Ormas dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pejuang Bravo-5, dihelat di Convention Center Ballroom Hotel Discovery, Taman Impian Jaya Ancol, Jl Lodan Timur No. 7, Pademangan, Jakarta Utara, maraton sejak Jum’at siang (31/1/2020) hingga sepanjang hari Sabtu (1/2/2020) malam lalu.

Sekitar 1500-an peserta, asal dari sebagian besar eks pengurus lama saat bernama Bravo-5, ditambah semringah wajah berseri pengurus baru dari 34 DPD se-Indonesia, pimpinan organ sayap, serta perwakilan luar negeri, hadir membaur saling bersilaturahmi.

Dibaluti tema raya, “Untukmu, Kerukunan dan Kedamaian Indonesiaku”, pada gelaran hari pertama, Jum’at, usai registrasi peserta dan distribusi SK kepengurusan DPD pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, kehadiran Ketua Umum DPP Pejuang Bravo-5 yang kini diamanati Presiden Jokowi sebagai Menteri Agama (Menag) Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, Jenderal TNI Purn Fachrul Razi SIP SH MH, ba’da Ashar, sontak bikin heboh peserta.

Baca Juga:  Siap-siap Mukernas, Demi Dukung Jokowi Bravo 5 Mantap Jadi Ormas?

Veteran jenderal infanteri, mantan Wakil Panglima TNI era Gus Dur-Megawati 1999, kelahiran Bumi Serambi Mekah Nangroe Aceh Darussalam itu, ialah penerus estafet kepemimpinan perjuangan Bravo-5 sejak Oktober 2017 lalu dari sang pendiri, kini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jenderal TNI HOR Purn Luhut Binsar Panjaitan MPA.

Dijeda ishoma, pada Jum’at malam giliran Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol Purn Prof HM Tito Karnavian PhD didaulat memberikan ceramah “Radikalisme dan Intoleransi di Indonesia”, ditutup acara ramah tamah.

Sementara, di luar rundown, peserta juga disuguhi pemaparan program deradikalisasi dan pencegahan bahaya radikal terorisme di Indonesia oleh Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis.

Paparan bertajuk “Mengurai Akar Persoalan dan Telaah Strategi Tangkal Radikalisme dan Intoleransi di Indonesia” itu menarik atensi. Siaran pers BNPT esoknya bahkan menyebut BNPT RI yang mengampu sekitar 32 Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di 32 provinsi, siap bersinergi program dengan 34 DPD Pejuang Bravo-5 se-Indonesia demi sukses program deradikalisasi di Tanah Air, dan akan segera dituangkan dalam bentuk kerja sama kemitraan strategis kedua pihak.

Pada gelaran hari kedua, Sabtu, dari laporan pandangan mata sejumlah peserta yang mengapdet informasi terbaru, diketahui  meski diguyur rintik hujan gerimis, agenda dipantik dengan senam pagi bersama. Meski bukan acara utama, keriaan para peserta pun nampak dari foto maupun video pendek kiriman mereka.

Presenter berita cantik Zizah Hamzah yang didapuk memandu napak tilas kilas balik perjalanan Bravo-5, melalui tayangan video layar ukuran raksasa di backdrop panggung utama, dibalut performansi paduan suara dan musik tradisi Nusantara, persembahan Seknas Lana Kuncara, pembuka acara Sabtu pagi, sukses memantik antusiasme peserta.

Baca Juga:  Antispasi Pemudik, Pekon Buay Nyerupa Bentuk Posko Satgas Covid-19

Usai kumandang Indonesia Raya, dilanjutkan Mengheningkan Cipta dipimpin Waketum Pejuang Bravo-5 Letjen TNI Purn Sumardi (mantan Dankodiklat TNI) dan laporan ketua panitia Letjen TNI Purn Heriyono Harsoyo, Sekjen DPP membacakan SK pengurus DPP Pejuang Bravo-5 periode 2019-2024.

Sayangnya, sosok istimewa yang ditunggu, Luhut Binsar Panjaitan atau LBP, sang pendiri Bravo-5 masa prapilpres 2014, Ketua Dewan Pembina DPP Bravo-5 periode 2017-2019, dan kini Ketua Dewan Pembina DPP Pejuang Bravo-5 periode 2019-2024 yang juga Menko Marves, urung hadir hingga acara berakhir.

Sesuai rundown acara, sedianya ia didaulat mimbar melantik pengurus baru, sekaligus menyampaikan pidato arahannya bertajuk “Menuju Indonesia Maju dan Sejahtera”.

Selanjutnya, usai lagu Mars Pejuang Bravo-5, Fachrul Razi memimpin prosesi pelantikan. “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Pada hari ini Sabtu tanggal 1 Februari 2020 pukul 11.45 WIB, bertempat di Discovery Ancol Jakarta, dengan resmi saya melantik Dewan Pimpinan Pusat Pejuang Bravo-5,” ucap dia dari podium.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi pengabdian Saudara dan Saudari Pejuang Bravo-5 dalam mendukung Indonesia Maju. Terima kasih,” bekas Komisaris Utama Antam ini lantang, disusul aplaus hadirin.

Waketum DPP Sumardi lantas mengambil alih komando, memandu membaca naskah deklarasi. “Kami, Ormas Pejuang Bravo-5 yang bertransformasi dari relawan Bravo-5 telah berjuang mendukung Bapak Joko Widodo sejak Pilpres 2014. Saat ini kembali bertekad untuk tetap berjuang bersama pemerintah, membangun Indonesia maju,” serunya.

Baca Juga:  Winarti Lantik 31 Kepala Kampung

“Kami menyadari, saat ini, terdapat berbagai hakikat ancaman terhadap eksistensi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Karena itu kami senantiasa bertekad ikut membantu pemerintah dalam mengamankan bangsa dan negara dari ancaman berita bohong dan fitnah, intoleransi, politik identitas, dan terorisme serta pecahnya NKRI,” sambungnya.

“Untukmu, Kerukunan dan Kedamaian Indonesiaku,” penggalan kalimat terakhir  dibacakan Sumardi, tema raya deklarasi.

Sebelum Mayjen TNI Purn Irvan Eddyson memperdengarkan yel-yel resmi terbaru ke forum peserta, Fachrul Razi selaku ketum terlantik dalam pidato pertamanya bertema “Menuju Kerukunan dan Kedamaian di Indonesia”, menegaskan keinginan kuat dan totalitas dukungan ormas Pejuang Bravo-5 atas kerja keras pengejawantahan visi misi dan program pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin untuk menciptakan Indonesia maju.

Khususnya, Menteri Agama ke-23 Indonesia itu menggarisbawahi stressing point taja fokus ormas ini, di bidang toleransi dan kerukunan umat beragama, baik intra dan antarumat beragama. “Misinya mendukung pemerintahan Pak Jokowi, terutama fokus membangun toleransi, kerukunan, dan kedamaian,” tuntas ia.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top