Modus

Pelaku Korupsi Randis Lampung Timur Divonis 1 Tahun Penjara

Pembacaan putusan majelis hakim kepada tiga terdakwa perkara tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Timur/WAN

Suluh.co – Tiga terdakwa perkara tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Timur tahun anggaran 2016, kembali digelar dengan mendengar pembacaan putusan majelis hakim, Senin (5/4).

Ketiganya yakni,  Aditya Karjanto selaku rekanan (Direktur PT. Top Cars Indonesia), Dadan Darmansyah selaku ketua pokja, serta Suherni selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Ketua Majelis Hakim Efriyanto, membacakan vonis atas terdakwa Dadang Darmansyah dengan kurungan penjara selama 1 tahun 3 bulan dengan denda Rp50 juta, subsider kurungan selama tiga bulan.

Sementara,  Aditya divonis satu tahun dan denda Rp50 juta, serta wajib mengembalikan uang senilai Rp394 juta untuk mengganti kerugian negara.

Baca Juga:  Apresiasi Kinerja, Pematank Minta Kejari Way Kanan Ungkap Kasus Besar  

Diketahui sebelumnya, ketiga terdakwa dituntut oleh jaksa penuntut umum dengan hukuman pidana penjara yang sama rata yakni selama 18  bulan dan denda Rp50 juta, subside kurungan badan selama 6 bulan.

Dan untuk terdakwa Aditya Karjanto, JPU meminta hakim agar membebankan pula pidana uang pengganti kerugian negara kepadanya sebesar Rp686 juta lebih.

Ketiganya dijerat oleh JPU dengan menggunakan jeratan Pasal 3 junto Pasal 18 Ayat (1) Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999, junto Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tipikor, junto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Di dalam dakwaanya, ketiganya didakwa melakukan kejahatannya dengan cara mengatur pemenangan lelang tender proyek pengadaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur, yang terjadi pada era kepemimpinan Bupati Tauhidi.

Baca Juga:  Bus Lebaran Puspa Jaya Dilempar Batu di Tegineneng

Dan baru terealisasi pada era kepemimpinan Bupati Chusnunia Chalim, dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp2,6 miliar yang tentu saja dimenangkan oleh pemenang yang telah ditentukan sebelumnya yakni PT. Top Cars Indonesia.

Dari pengadaan kendaraan dinas Toyota Land Cruiser Prado dan Toyota Harrier tersebut, sesuai dengan perhitungan dari tim auditor publik yang digunakan oleh Kejaksaan Tinggi Lampung, ditemukan selisih yang terhitung sebagai kerugian negara sebesar Rp686 juta.

 

Reporter : Agung Kurniawan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top