Modus

Pelaku Kampanye Hitam di Lampung Timur Diduga Peras Pemilik Kendaraan

Kendaraan yang digunakan pelaku ujaran kebencian, ternyata milik salah satu usaha rental, yang diamankan Panwas Lampung Timur/WA

BANDAR LAMPUNG – Pemilik mobil Toyota Avanza silver BE 2653 CT, Falan Agustiawan, dimintai uang Rp10 juta untuk mengambil kendaraannya di Polres Lampung Timur yang dijadikan barang bukti.

“Kami diminta uang Rp10 juta oleh koordinator ketiga orang yang diduga melakukan black campaign untuk mengambil mobil yang di tahan oleh Panwas (disimpan di Polres Lampung Timur),” kata Falan Rabu (9/5).

Lanjutnya, pihaknya menyayangkan permintaan uang tersebut dan mengatasnamakan pihak kepolisian.

“Jangan mengatasnamakan polisi, yang di tangkap-kan tiga orang itu, masa yang dibebankan yang punya mobil,” sesalnya.

Baca Juga:  Selain Suruhan Parpol, Pelaku Kampanye Hitam Terima Uang 6 Juta

Menurutnya, permintaan uang tersebut tidak masuk akal.

“Nah kita kan usaha rental, lalu disalahgunakan, masa kita yang diminta uangnya,” terangnya.

Lebih lanjut, saat ini pihaknya tengah di lobi oleh pihak koordinator.

“Yang saya bingung kenapa koordinator itu tidak di tangkap, saya nggak tau siapa namanya, dia koordinator penyebar black campign,” jelasnya.

Terpisah Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro mengatakan terkait hal penangkapan dan penahan barang bukti pihaknya menyerahkan ke Panwaslu.

“Mas kalau masalah itu tanya aja sama panwas aja, masalah barang bukti panwaslu semua,” singkat dia.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top